Jumat, 31 Juli 2009

Typhonium Plus - Alternative Cancer Treatment (Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract)

As a natural supplement may help to combat cancer/tumor and stimulate anti body.

Typhonium Plus may help to cure breast, colon, rectum, liver, prostate, leukemia, cervical cancer and lung cancer.

Cancer is not one specific disease. It is a process that can affect any organ of the body. A healthy human body consists of normal growing cells which carry out the life processes in a normal and orderly manner. A normal living cell can, for various unfortunate reasons, turn abnormal or cancerous. It multiplies in the body rapidly and excessively, forming a group of cells of uncontrollable growth resulting in a swelling. Then the abnormal cells break up and invade adjacent tissues and organs and destroy them. With each hectic, uncontrolled and disordered cell growth, the body's energies are misused and wasted. If this continues unchecked, death can occur.

Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus is a herbal plant grows in East Asia as traditional medicine to combat cancer.
How Does Typhonium Plus Affect Your Body?

Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract and other herbs combine help in the detoxification of the blood system. Typhonium Plus contains ribosome in acting protein (RIP), anti oxidant, and anti curcumin. Together triggered cells may in turn produce mediators that stimulate and strengthen other cells of the immune system of the body to combat the cancerous cells. Since the growth of cancerous cells is reversible given the correct chemical stimulus and environment, this explanation is not far-fetched.
Typhonium Plus is a combination of selective herbs extract which in synergy strengthening works of Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus


Attention:
- Two days after consuming Typhonium Plus, you may feel stomach problem, little diare, faeces turn black and body feel fatigue.
- Sometimes patient may vomit after consumption, if this symptoms happened stop taking the capsule ,when you feel better, you can continue taking the capsules but reduce the dosage or consult with your medical practitioner.
- Pregnant women should not take these capsules

for more information ...

Menurunkan Berat Badan Secara Alami Setelah Melahirkan

Ibu dan Anak
Menurunkan berat badan setelah kehamilan bisa sangat memberatkan bagi sebagian wanita. Sangat wajar jika setelah proses melahirkan, seorang wanita menginginkan berat badannya kembali seperti sebelum hamil. Namun jika latihan atau olahraga dilakukan terlalu dini justru akan membahayakan bagi kesehatan anda. Untuk itu anda harus tahu apa yang perlu dilakukan untuk mengembalikan berat badan anda setelah melahirkan.

Olahraga ketika kondisi fisik sudah siap

Olahraga setelah melahirkan yang dilakukan terlalu dini dan terlalu berat justru akan merusak kondisi fisik anda. Mulailah olahraga ringan seperti melakukan peregangan (stretching) kemudian secara bertahap ditingkatkan berat dan intensitasnya. Lebih baik lagi kalau anda mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum memilih dan memulai jenis olahraga yang akan dilakukan.

Makan makanan yang sehat

Secara normal dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti sebelum melahirkan. Dan dalam jangka waktu tersebut tubuh memerlukan nutrisi yang cukup, dan anda tidak perlu terburu-buru untuk mengurangi jumlah kalori dalam makanan anda.

Menyusui

Selain sangat dianjurkan untuk kesehatan bayi anda, menyusui merupakan salah satu cara yang sangat tepat untuk menurunkan berat badan anda setelah melahirkan. Setiap harinya, seorang ibu yang menyusui bayinya, menghasilkan air susu sebanyak 850 ml dan membutuhkan sekitar 500 kalori ekstra perharinya untuk kebutuhan si bayi. Makanan yang sehat juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi.

Olahraga Rutin

Sekitar 2 - 3 bulan setelah melahirkan, anda sudah bisa melakukan olahraga rutin. Tetapi perlu diingat, anda tidak perlu terburu-buru untuk menurunkan berat badan anda karena menurunkan berat badan anda secara drastis tidak baik untuk kesehatan anda. Tetap konsumsi makanan sehat dan olahraga rutin akan memberikan hasil yang memuaskan.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Kamis, 30 Juli 2009

Genjatan Rokok: Kekuatan Nikotin

Kebanyakan para perokok menggunakan rokok/produk tembakau secara terus menerus dikarenakan mereka teradiksi atau kecanduan (addiction) dengan nicotine (nikotin). Ciri khas adiksi atau kecanduan adalah adanya dorongan yang sangat kuat untuk menggunakan dan mencari obat/produk terserbut, bahkan konsekuensi yang harus mereka dihadapi berdampak negatif pada kesehatan. Di amerika serikat hal seperti itu terdokumentasi dengan baik bahwa para perokok yang mengenal penggunaan rokok atau produk tembakau lainnya sebagai bahaya atau berbahaya bagi kesehatan dan menyatakan suatu dorongan untuk mengurangi atau berhenti dari merokok, dan tiap tahunnya kurang lebih 365 juta dari mereka ingin berhenti. Sayangnya, hanya sekitar 6 % dari mereka yang berusaha berhenti berhasil dalam waktu lebih dari satu bulan.

Penelitian telah menunjukkan bagaimana efek nikotin pada otak yang mana nikotin menghasilkan sejumlah pengaruh pada otak. Pokok pentingnya adalah pada alam kecandaunnya dimana ditemukan bahwa nikotin akan mengaktifkan semacam jalan-jalan kecil hadiah yang disebut “reward pathways/ circuits”-sirkuit-sirkuit otak yang mengatur otak merasa keenakan, nikmat atau senang.

Bahan kimia otak utama yang terlibat dalam menengahi dorongan untuk menggunakan drugs adalah neurotransmitter dopamine, dan penelitian telah menunjukkan bahwa nikotin akan berpengaruh pada peningkatan kadar dopamine dalam reward circuits. Reaksi ini sama halnya seperti yang terlihat pada penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkoba), dan mendasari adanya sensasi kenikmatan yang di alami oleh banyak para peokok.

Farmakokinetik dari nikotin juga turut serta berpotensi meningkatkan kesalahan pemakaian/penggunaan (abuse). Merokok cigarette (salah satu produk tembakau/tobacco) menghasilkan penyebaran nikotin dengan cepat ke dalam otak, dengan kadar racun yang dapat mencapai tingkat tertinggi dalam 10 detik setelah penghisapan. Akan tetapi, pengaruh akut nikotin menghilang dalam beberapa menit, seraya perasaan-perasaan mendapat ganjaran karena merasa nikmat (reward circuits), yang menyebabkan para perokok terus-menerus merokok guna mempertahankan pengaruh kenikmatan (drug's pleasurable effects) dan mencegah penghentian atau penarikan nikotin dari dalam tubuh (Nicotine withdrawal).

Farmakokinetik adalah ilmu yang mempelajari kinetic zat aktif dalam tubuh (invivo) dimulai dari absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi.

Gejala-gejala pada nicotine withdrawal antara lain mudah marah, pendambaan/dorongan merokok yang kuat, menurunnnya kesadaran dan perhatian, gangguan tidur dan peningkatan selera makan. Gejala-gejala tersebut mungkin mulai terlihat dalam beberapa jam setelah rokok terakhir, dengan cepat mendorong orang-orang yang teradiksi kembali menggunakan produk tembakau. Gejala-gejala tersebut mencapai puncaknya dalam beberapa hari pertama penghentian merokok dan mungkin berkurang dalam beberapa minggu. Pada beberapa orang, gejala-gejala Nicotine withdrawal bisa bertahan berbulan-bulan.

Sementara Nicotine withdrawal berkaitan dengan efek pharmacological nikotin (efek pharmacological adalah pengaruh terapi dengan mengunakan obat-obatan), banyak faktor-faktor perilaku bisa juga mempengaruhi beratnya gejala-gejala pada Nicotine withdrawal. Pada beberapa orang, perasaan, penciuman, dan penglihatan pada sebuah rokok serta ritual/kebiasaan membeli, memegang, menyalakannya dan menghisap rokok tersebut adalah semua hal yang berhubungan dengan pengaruh kenikmatan (pleasurable effects) dari meorkok dan hal-hal tersebut dapat membuat penarikan nikotin atau gejala pendambaan/dorongan merokok menjadi lebih hebat atau berat.

Nicotine gum (sejenis permen karet yang mengantarkan nikotin ke dalam badan, digunakan sebagai pertolongan pada genjatan/penghentian merokok dan berhenti menggunakan produk tembakau tanpa asap) dan nikotine patches (tambal) bisa meringankan aspek-aspek pharmacological dari withdrawal, namuan pendambaan/rorongan kuat merokok tetap ada/bertahan. Bentuk pengganti nikotin lainnya, seperti inhaler (bentuk hisap), mencoba mengatasi beberapa isu lain, selagi terapi perilaku (behavioral therapies) dapat membantu para perokok memahami dan mengenal lingkungan pemicu withdrawal dan dorongan merokok sehingga mereka dapat memakai strategi-strategi pencegahan untuk mengalahkan dan mematahkan dorongan-dorongan merokok dan gejala-gejala tersebut.

Senin, 27 Juli 2009

Genjatan Rokok: Apa Yang Perlu Diketahui(Ketergantungan-Adiksi-Berhenti)?

rokok kesehatan berhenti
Data statistik dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di amerika serikat (Centers for Disease Control and Prevention) menunjukkan bahwa penggunaan tobacco/tembakau masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di Amerika Serikat yang sebetulnya bisa dicegah, serta menjadi penyebab kurang lebih 440.000 kelahiran prematur setiap tahunnya dan menghabiskan dana per tahunnya sekitar $75 milyar hanya untuk biaya pengobatan medis secara langsung yang diakibatkan karena merokok produk tembakau/tobacco.

Dalam empat dasawarsa (dekade) yang lalu di Amerika Serikat, merokok cigarette (salah satu produk tembakau) menjadi penyebab sekitar 12 juta kematian, diantaranya 4,1 juta kematian diakibatkan kanker, 5,5 juta kematian karena penyakit kardiovaskuler (cardiovascular-jantung dan pembuluh darah), 2,1 juta kematian diakibatkan karena penyakit pada saluran pernafasan, serta 94.000 kematian bayi yang berhubungan dengan para ibu yang merokok selama kehamilan.

Secondhand smoke (asap bekas), juga dikenal sebagai lingkungan asap rokok tembakau. Secondhand smoke merupakan campuran dari asap yang keluar oleh akhir atau bagian akhir pembakaran dari produk rokok tembakau/tobacco (side-stream smoke) dan asap utama yang dikeluarkan atau yang keluar dari perokok (mainstream smoke).

Asap bekas rokok merupakan campuran yang kompleks dimana didalamnya terkandung berbagai bahan kimia berbahaya bagi tubuh diantaranya nikotin (nicotine), sianida (cyanide), karbon monoksida (carbon monoxide), formal dehida (formaldehide) dan kebanyakan dari bahan kimia tersebut diketahui bersifat carcinogens (pemicu timbulnya kanker).

Orang-orang yang tidak merokok (nonsmokers atau perokok pasif) terpapar asap rokok dari secondhand smoke (asap bekas) yang ada di lingkungan mereka tinggal dan bekerja baik itu di rumah atau di tempat kerja yang akan meningkatkan resiko para nonsmokers sebesar 25 sampai dengan 30 % berkembangnya penyakit jantung dan meningkatnya resiko kanker paru sebesar 20 sampai 30 %.

Selain itu, asap bekas (secondhand smoke) juga menyebabkan gangguan atau masalah pada saluran pernafasan (respiratory problem) pada nonsmokers seperti batuk, batuk berdahak/berlendir, berkurangnya atau pengurangan fungsi pada organ paru-paru serta gangguan atau masalah pada sistem pernafasan lainnya.

Anak-anak yang terpapar secondhand smoke, akan terjadi peningkatan resiko terjadinya sindrome kematian mendadak pada bayi (dikenal dengan sudden infant death syndrome), infeksi saluran pernafasan akut (acute respiratory infections), gangguan atau masalah pada pendengaran/telinga dan asma/asthma berat.

Begitu besar pengaruh rokok pada kesehatan kita dan lingkungan disekitar kita , pesan buat diri saya dan kita semua “jaga kesehatan, jauhi rokok sebelum rokok mematikan kita”. Pencegahan lebih baik dari pengobatan.

Sabtu, 25 Juli 2009

Genjatan Rokok: Memahami Ketergantungan Rokok, Bagaimana Nikotin Masuk ke Tubuh

merokok berhenti
Ada lebih dari 4.000 bahan-bahan kimia yang ditemukan di dalam asap dari produk-produk yang dihasilkan dari tembakau. Dari sekian banyaknya bahan-bahn kimia tersebut, Nicotine (Nikotin) adalah bahan kimia yang pertama kali diidentifikasi pada awal tahun 1800-an, nikotin merupakan komponen utama yang memperkuat produk yang dihasilkan dari tembakau yang berpengaruh pada otak.

Merokok cigarette (salah satu produk tembakau) menjadi metode dan cara yang paling populer menggunakan tembakau, selain itu juga baru-baru ini ada peningkatan dalam penjualan dan konsumsi atau pemakaian dari produk hasil olahan tembakau tanpa asap seperti bubuk tembakau dan mengunyah tembakau (tembakau kunyah). Produk-produk hasil olahan dari tembakau yang tanpa asap ini juga mengandung nikotin, serta berbagai bahan kimia beracun lainnya.

Dengan menghirup asap tembakau, para perokok rata-rata akan mengambil 1 sampai 2 mg nicotin dari 1 rokok cigarette saja. Ketika produk tembaku dihisap, nikotin dengan cepat mencapai level puncak dalam aliran darah dan masuk ke dalam otak. Seorang perokok khusus, mereka bisa melakukan 10 hisapan cigarette dalam waktu periode 5 menit. Dengan demikian, seorang perokok yang merokok sekitar 1 sampai setengah pack (30 cigarette) per hari, bisa diakumulasikan mereka akan memperoleh 300 “hits”-“pukulan” nikotin ke dalam otaknya setiap harinya.

Pada orang-orang yang menggunakan produk tembakau dengan tidak menghirup asapnya-seperti menggunakan cerutu/cigar dan pipe smokers (perokok menggunakan pipa) dan pengguna produk-produk tembakau lainnya yang tanpa asap, nikotin yang terkandung didalamnya diabsorbsi atau diserap melalui membran-membran mukosa dan mencapai kadar puncak dalam darah dan otak dengan lebih lambat daripada dengan menghisap asapnya.

Dengan segera setelah pengguna produk tembakau terpapar dengan nikotin, ada semacam sensasi (‘kick-tendangan”) yang disebabkan antara lain oleh stimulasi atau rangsangan racun pada glandula adrenal dan menghasilkan pembebanan epinephrine (adreanaline). Dorongan adrenalin merangsang tubuh dan menyebabkan pengeluaran glukosa dengan tiba-tiba (mendakak), juga berakibat peningkatan tekanan darah, pernafasan, dan detak jantung.

Nikotin juga akan menekan pengeluaran insulin dari pankreas, yang artinya bahwa para perokok selalu mengalami sedikit hiperglikemia (hyperglycemic-kadar gula darah yang meningkat). Oleh banyak pengguna tembakau melaporkan bahwa pengaruh nikotin biasanya dikaitkan dengan pengaruh yang timbul atau munculnya belakangan (decline in withdrawal effects ) daripada pengaruh yang langsung dari nikotin (direct effects of nicotine).

Kanker Leher & Kepala

DEFINISI
Kanker kepala dan leher (diluar kanker otak, mata dan tulang belakang) rata-rata muncul pada usia 59 tahun. Biasanya kanker kelenjar ludah, kelenjar tiroid atau sinus menyerang usia di bawah 59 tahun dan kanker mulut, tenggorokan (faring) atau kotak suara (laring) menyerang usia diatas 59 tahun.

Pada awalnya, kanker kepala dan leher menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya. Dalam waktu 6 bulan sampai 3 tahun, kanker biasanya tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Metastase (penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya) biasanya berasal dari tumor yang besar atau tumor yang menetap dan lebih sering terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan.

Staging
Staging merupakan suatu metoda untuk menentukan penyebaran kanker guna membantu jenis pengobatan dan menilai prognosis. Kanker kepala dan leher ditentukan stadiumnya berdasarkan ukuran dan lokasi tumor, jumlah dan ukuran metastase ke kelenjar getah bening leher serta adanya metastase ke bagian tubuh lainnya.


PENYEBAB
Sekitar 85% penderita merupakan perokok dan peminum alkohol.

Kanker mulut juga bisa terjadi akibat:
- kebersihan mulut yang buruk
- gigi palsu yang tidak pas
- menghirup atau mengunyah tembakau.

Virus Epstein-Barr (penyebab mononukleosis infeksiosa) berperan dalam terjadinya kanker nasofaring (faring bagian atas). Seseorang yang pernah menjalani terapi penyinaran dosis rendah untuk jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, pembesaran kelenjar thymus atau pembesaran tonsil serta adenoid, memiliki resiko tinggi untuk menderita kanker tiroid dan kelenjar ludah. Pada saat ini, terapi penyinaran tidak lagi digunakan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.


GEJALA
  • Benjolan di leher
    Kanker yang berasal dari kepala atau leher biasanya menyebar ke kelenjar getah bening di leher sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Suatu benjolan di leher yang menetap lebih dari 2 minggu harus segera diperiksakan ke dokter. Memang tidak semua benjolan merupakan kanker, tetapi 1 atau beberapa benjolan di leher bisa merupakan pertanda awal dari kanker mulut, tenggorokan laring, kelenjar tiroid atau sejenis limfoma maupun kanker darah. Benjolan biasanya tidak menimbulkan nyeri dan terus membesar.

  • Perubahan suara.
    Kebanyakan kanker laring menyebabkan perubahan suara. Suara serak atau perubahan suara lainnya yang berlangsung lebih dari 2 minggu harus segera diperiksakan ke dokter. Seorang otolaringologis adalah ahli kepala dan leher yang bisa menilai pita suara kita.

  • Suatu pertumbuhan di dalam mulut.
    Kebanyakan kanker mulut atau lidah menyebabkan suatu luka terbuka atau pembengkakan yang tidak sembuh-sembuh. Luka dan pembengkakan tersebut tidak menimbulkan nyeri, kecuali jika terinfeksi.

    Perdarahan biasanya terjadi pada stadium lanjut. Jika luka atau pembengkakan disertai dengan benjolan di leher, maka kita harus waspada. Untuk memastikan bahwa itu bukan merupakan suatu keganasan, sebaiknya dilakukan biopsi (pemeriksaan contoh jaringan secara mikroskopis).

  • Perdarahan.
    Perdarahan seringkali disebabkan oleh penyakit selain kanker. Tetapi tumor di dalam hidung, mulut, tenggorokan atau paru-paru bisa menyebabkan perdarahan. Jika selama beberapa hari atau lebih di dalam ludah atau dahak terdapat darah, sebaiknya segera perksakan diri ke dokter.

  • Kesulitan menelan.
    Kanker tenggorokan atau kerongkongan (saluran untuk menelan) menimbulkan kesulitan dalam menelan makanan padat. Kadang menelan cairanpun sulit. Makanan bisa tersangkut pada daerah tertentu dan masuk ke dalam lambung atau kembali ke kerongkongan.

    Jika kesulitan ini hampir selalu terjadi setiap hendak menelan sesuatu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Untuk mengetahui penyebabnya, biasanya dilakukan rontgen barium swallow atau esofagoskopi.

  • Perubahan kulit.
    Kanker kepala dan leher yang paling sering ditemukan adalah kanker sel basal kulit. Jika segera diobati, jarang menimbulkan masalah yang gawat. Kanker sel basal tumbuh di daerah yang paling sering terkena sinar matahari, seperti dahi, wajah dan telinga; meskipun bisa juga ditemukan pada kulit di bagian tubuh lainnya. Kanker sel basal berawal sebagai suatu bercak kecil yang pucat, yang kemudian membesar secara perlahan, membentuk lekukan di tengahnya dan akhirnya membentuk suatu ulkus (borok, luka terbuka).

    Sebagian kecil dari ulkus mungkin membaik, tetapi sebagian besar tetap mengalami ulserasi. Beberapa kanker sel basal menunjukkan perubahan warna. Kanker lainnya adalah kanker sel skuamosa dan melanoma maligna, juga tumbuh pada kulit di kepala dan leher.

    Kebanyakan kanker sel skuamosa tumbuh di bibir bawah dan telinga. Kanker ini tampak seperti kanker sel basal dan jika diobati secara cepat dan tepat, biasanya tidak terlalu berbahaya. Jika terdapat sebuah luka terbuka di bibir, wajah bagian bawah atau telinga yang tidak sembuh-sembuh, segera periksakan ke dokter.

    Melanoma maligna menyebabkan pewarnaan biru-hitam atau hitam pada kulit. Setiap tahi lalat yang ukuran dan warnanya berubah atau menyebabkan perdarahan, harus segera diperiksakan. Bintik berwarna hitam atau biru-hitam di wajah atau leher, terutama jika bentuk atau ukurannya berubah, harus segera diperiksakan.

  • Sakit telinga yang menetap.
    Nyeri ketika menelan yang menetap di dalam atau di sekitar telinga, bisa merupakan pertanda dari infeksi atau tumor di dalam tenggorokan. Ini merupakan masalah yang serius, terutama jika disertai dengan kesulitan menelan, suara serak atau benjolan di leher.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan didukung oleh hasil pemeriksaan berikut:
  • Nasofaringoskopi
  • Laringoskopi
  • Panendoskcopi (termasuk laringoskopi, esofagoskopi dan bronkoskopi).
  • Biopsi
  • CT scan, membantu menentukan ukuran tumor, penyebaran tumor ke jaringan sekitarnya maupun ke kelenjar getah bening leher
  • MRI scan
  • Barium swallow merupakan serangkaian rontgen yang diambil setelah penderita menelan cairan yang mengandung barium sehingga bisa terlihat pada hasil rontgen. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menilai mekanisme menelan dan bisa menggambarkan keadaan hipofaring.
  • Rontgen dada dilakukan secara rutin karena merokok bisa menyebabkan kanker paru, emfisema, kanker laring dan kanker hipofaring. Rontgen dada juga dilaukan untuk mengetahui penyebaran kanker ke paru-paru.
  • Pemeriksaan darah rutin bisa membantu menilai keadaan penderita secara keseluruhan.

PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada stadium kanker. Kanker stadium I, dimanapun lokasinya pada kepala dan leher, memberikan respon yang hampir sama terhadap pembedahan dan terapi penyinaran. Biasanya penyinaran tidak hanya ditujukan kepada kanker, tetapi juga kepada kelenjar getah bening pada leher kiri dan kanan, karena lebih dari 20% kanker menyebar ke kelenjar getah bening.

Beberapa tumor, termasuk tumor yang memiliki garis tengah lebih dari 2 cm dan tumor yang telah menyusup ke dalam tulang atau tulang rawan, diangkat melalui pembedahan. Jika kanker ditemukan atau dicurigai terdapat di dalam kelenjar getah bening, setelah pembedahan biasanya diikuti dengan terapi penyinaran. Pada kasus-kasus tertentu, dilakukan terapi penyinaran dengan atau tanpa kemoterapi; jika kankernya kambuh biasanya dilakukan pembedahan. Untuk kanker stadium lanjut, prognosis yang lebih baik diperoleh jika dilakukan pembedahan dan terapi penyinaran.

Kemoterapi membunuh sel-sel kanker pada tempat tumbuhnya kanker, pada kelenjar getah bening dan di seluruh tubuh. Belum diketahui apakah kombinasi kemoterapi dengan pembedahan atau terapi penyinaran bisa memperbaiki angka kesembuhan, yang pasti terapi kombinasi bisa memperpanjang masa remisi. Jika kankernya terlalu luas untuk diobati dengan pembedahan maupun terapi penyinaran, maka untuk membantu mengurangi nyeri dan ukuran tumor bisa dilakukan kemoterapi.

Pengobatan hampir selalu menyebabkan efek samping. Pembedahan selalu mempengaruhi proses menelan dan berbicara sehingga penderita perlu menjalani rehabilitasi. Penyinaran bisa menyebabkan perubahan kulit (misalnya peradangan, gatal-gatal dan kerontokan rambut), pembentukan jaringan parut, hilangnya indera perasa dan mulut kering.

Kemoterapi bisa menyebabkan mual dan muntah, kerontokan rambut yang bersifat sementara dan peradangan pada selaput lambung dan usus (gastroenteritis). Kemoterapi juga menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah dan sel darah putih dan menyebabkan gangguan sistem kekebalan yang bersifat sementara.


PROGNOSIS
Tumor yang menonjol ke luar cenderung memberikan respon yang lebih baik terhadap pengobatan dibandingkan dengan tumor yang tumbuh ke dalam jaringan di sekitarnya, tumor yang membentuk ulkus/borok maupun tumor yang keras. Jika telah terjadi metastase, maka peluang bertahan sampai lebih dari 2 tahun adalah buruk. Kanker yang menyebar di sepanjang jalur saraf, menyebabkan nyeri, kelumpuhan atau mati rasa, biasanya lebih agresif dan sulit diobati.

65% penderita yang kankernya belum menyebar bertahan hidup sampai 5 tahun; sedangkan jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening, hanya 30% penderitanya yang bertahan sampai 5 tahun. Penderita yang berusia lebih dari 70 tahun memiliki masa remisi (bebas penyakit) yang lebih panjang dan memiliki angka harapan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan penderita yang lebih muda.

Kanker Leher Metastatik

DEFINISI
Kanker Leher Metastatik adalah kanker leher yang terjadi sebagai akibat dari penyebaran kanker di bagian tubuh lainnya.


GEJALA
Teraba benjolan di leher.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut:
  • CT scan kepala, leher dan dada
  • Laringoskopi (pemeriksaan laring)
  • Bronkoskopi (pemeriksaan bronkus)
  • Esofagoskopi (pemeriksaan kerongkongan)
  • Biopsi (pengangkatan contoh jaringan untuk diperiksa secara mikroskopis).

PENGOBATAN
Jika sel-sel kanker ditemukan di dalam kelenjar getah bening leher yang membesar dan sumber kankernya tidak dapat ditemukan, maka dilakukan terapi penyinaran terhadap faring, tonsil, dasar lidah dan kedua sisi leher. Selain itu, dilakukan pengangkatan kelenjar getah bening dan jaringan lainnya yang terkena.

Kelenjar getah bening leher merupakan tempat penyebaran kanker dari bagian tubuh lainnya. Kanker bisa berasal dari faring (tenggorokan), laring (kotak suara), tonsil (amandel), dasar lidah atau paru-paru, prostat, payudara, lambung, usus besar maupun ginjal.

Kanker Nasofaring

DEFINISI
Kanker Nasofaring adalah keganasan pada faring bagian atas (nasofaring). Kanker nasofaring bisa menyerang anak-anak dan dewasa muda.


PENYEBAB
Virus Epstein-Barr (penyebab mononukleosis infeksiosa) diduga berperan dalam terjadinya kanker nasofaring.


GEJALA
Gejala awal seringkali berupa penyumbatan hidung atau tuba eustakius yang permanen. Jika tuba eustakius tersumbat, cairan akan tertimbun di telinga tengah. Dari hidung penderita bisa keluar nanah dan darah atau penderita bisa mengalami perdarahan hidung. Kanker bisa menyebar ke kelenjar getah bening leher.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil biopsi tumor.


PENGOBATAN
Dilakukan terapi penyinaran. Jika benjolannya besar atau menetap, mungkin perlu dilakukan pembedahan.

Jumat, 24 Juli 2009

Chlamydia

PENJABARAN
Seks bebas mungkin saat ini bukan menjadi hal tabu untuk dibicarakan. Bahkan terlalu bebasnya, hasil penelitian menunjukkan 22,6% remaja di Indonesia dekat dengan kehidupan seks bebas. Minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi bisa berakibat fatal. Hamil di luar nikah dan terjangkit penyakit berbahaya seperti AIDS atau penyakit kelamin bisa menjadi hal yang disesali di kemudian hari.

Chlamydia termasuk satu di antara penyakit kelamin yang sangat mudah ditularkan melalui seks bebas. Penyakit yang disebabkan oleh kuman ini bisa menjangkiti pria dan wanita. Uniknya, seorang yang terkena kuman ini, tidak sadar telah terjangkiti. Bahkan meskipun belum terinfeksi, penderita dapat menularkan penyakit ini pada pasangannya.

Penyakit ini bisa menyebabkan gangguan pada saluran seni (urethra), leher rahim (cervix), jalur pelepasan dubur, tenggorokan, dan mata. Meskipun mengakibatkan banyak kerumitan, namun dapat dicegah.

Klamidia — dalam bahasa Indonesia-nya, kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga beraksi tanpa gejala. Di Amerika, Klamidia termasuk yang paling dapat diobati, tetapi telah menginfeksi sekitar empat juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.


Bagaimanakah penularannya?
Seks bebas tentu saja. Chlamydia tersebar melalui hubungan intim dengan penderitanya, akan lebih rentan lagi jika Anda giat berganti pasangan. Penyakit ini timbul 2-14 hari setelah terinfeksi. Jika sudah demikian penderita bisa mengidap penyakit ini selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tanpa mengetahuinya.

Bagi wanita, akan mengalami kejang di perut bagian bawah, perubahan jadwal haid, sakit saat buang air kecil, pendarahan dan perubahan lendir pada alat kelamin. Sedangkan pada pria, akan mengeluarkan lendir pada kemaluan, sakit saat buang air kecil, sakit dan bengkak pada buah zakar.

Bahkan pada wanita dan pria, infeksi pada dubur bisa terjadi tanpa sepengetahuan penderita. Penderita hanya akan merasakan sakit dan lendir pada dubur.


PENCEGAHAN
Pencegahan bisa dilakukan dengan tidak melakukan aktifitas seks sebelum menikah, setialah pada pasangan, jauhi perilaku seks menyimpang dan beresiko, dekatkan diri kepada Tuhan dan ajaran agama, filtrasi ajakan, dorongan, atau pun himbauan yang mengajak langsung ataupun tidak langsung kepada perbuatan amoral, seperti melalui media-media informasi seperti televisi, radio, majalah, koran, internet, dan sebagainya, itulah yang perlu dilakukan.

Sifilis dan Pengembangan Penyakit HIV

PENJABARAN
Dalam jurnal Acquired Immune Deficiency Syndromes edisi 1 Maret 2007, para peneliti Spanyol melaporkan hasil penelitian yang menilai dampak sifilis terhadap viral load HIV dan jumlah CD4. Disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, sifilis menimbulkan berbagai gejala. Sifilis primer atau sifilis awal dicirikan dengan luka kelamin yang tidak menyakitkan dikenal sebagai chancre; biasanya sembuh tanpa diobati, tetapi bakteri sifilis tetap ada dalam tubuh.

Sifilis sekunder dicirikan dengan ruam kulit termasuk pada telapak tangan dan kaki. Pasien mungkin mengalami gejala serupa flu. Sifilis tertier atau stadium lanjut dapat merusak organ tubuh, termasuk otak, jantung, dan mata. Atau bahkan dapat mengakibatkan kebutaan dan demensia. Pengobatan yang baku untuk sifilis awal adalah suntikan penisilin benzatin satu kali.

Penelitian retrospektif ini melibatkan 118 peserta HIV-positif (96% laki-laki, rata-rata berusia 38 tahun) di 12 rumah sakit di Spanyol, yang didiagnosis dengan sifilis awal antara Januari 2004 dan Desember 2005. Separuhnya memakai terapi Antiretroviral (ART) saat sifilis didiagnosis. Mereka yang memulai ART atau mengganti rejimen ART-nya selama masa penelitian dikeluarkan dari analisis ini. Tujuh puluh enam mempunyai viral load dan jumlah CD4 yang tersedia sebelum dan selama infeksi sifilis, 94 mempunyai viral load dan jumlah CD4 yang tersedia selama dan setelah pengobatan.

HASIL
  • HIV dan sifilis didiagnosis pada waktu yang sama pada 38 pasien (32%).
  • Jumlah CD4 selama infeksi sifilis lebih rendah dibandingkan tiga sampai sembilan bulan sebelum infeksi (496 banding 590).
  • Jumlah CD4 meningkat kembali setelah pengobatan sifilis (dari 509 menjadi 597; P = 0,0001).
  • Viral load HIV meningkat pada 27,6% pasien selama infeksi sifilis:
    - 33% pasien yang sebelumnya dengan viral load terdeteksi mengalami peningkatan viral load;
    - 25% pasien yang sebelumnya dengan HIV tidak terdeteksi menunjukkan viral load terdeteksi.
  • Viral load tidak menurun setelah pengobatan sifilis.
  • Satu-satunya faktor yang dikaitkan dengan peningkatan viral load adalah tidak memakai ART.
  • Satu-satunya faktor yang dikaitkan dengan jumlah CD4 yang menurun lebih dari 100 selama infeksi sifilis adalah jumlah CD4 sebelumnya.

KESIMPULAN
“Infeksi sifilis dikaitkan dengan penurunan jumlah CD4 dan peningkatan viral load HIV pada hampir sepertiga pasien,” para penulis menulis. Para penulis juga mencatat bahwa, “Pada rangkaian ini, lebih dari dua pertiga kasus sifilis didiagnosis pada pasien yang sebelumnya diketahui terinfeksi HIV” – menunjukkan bahwa orang HIV-positif terus berperilaku seksual yang beresiko.

Dua penelitian ini, termasuk juga penelitian terbaru tentang hubungan antara virus herpes simpleks dan penularan HIV, menunjukkan bahwa screening dan pengobatan IMS adalah bagian penting dalam pencegahan dan penatalaksanaa HIV.

Menyoroti pentingnya topik ini, belum lama ini diterbitkan dua artikel yang membahas berbagai masalah terkait dengan HIV dan IMS – termasuk kejadian luar biasa baru-baru ini, venereum limfogranuloma dan gonorea yang resistan terhadap obat – satu oleh Jeanne Marrazzo, MD, dalam jurnal Topics in HIV Medicine edisi Februari-Maret 2007.

Sifilis (Raja Singa)

Salah satu jenis penyakit kelamin populer yang telah berumur tua tetapi terus ada di dalam komunitas masyarakat adalah sifilis atau raja singa. Disebabkan oleh penyakit kelamin inilah sang Napoleon Bonaparte, penakluk dari Perancis ditaklukkan dan dibinasakan.

Adapun ciri-ciri penyakit ini adalah sebagai berikut :
  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit.
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain.
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin.
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)

DEFINISI
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di dalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuh akan lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa sekalipun.

Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.


PENULARAN
  1. Melalui darah.
    Misalnya; transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dan sebagainya.
  2. Melalui cairan semen, air mani (sperma pria).
    Misalnya; melalui hubungan badan seorang pria dan wanita, oral sex, dan sebagainya.
  3. Melalui cairan vagina pada Wanita.
    Misalnya; melalui hubungan badan seorang pria dan wanita, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dan sebagainya.
  4. Melalui Air Susu Ibu (ASI).
    Misalnya; bayi meminum ASI dari wanita hiv+, pria meminum susu ASI pasangannya, dan sebagainya.
Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), air mata, air keringat
serta Urine (air seni atau air kencing).


GEJALA
Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang.

Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.

Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti di bawah ini:
  1. Saluran Pernapasan
    Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.

  2. Saluran Pencernaan
    Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.

  3. Berat Badan Tubuh
    Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% di bawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energi di dalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih, dan lemah kurang bertenaga.

  4. System Persyarafan
    Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada sistem persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan impoten.

  5. Sistem Integument (Jaringan Kulit)
    Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau cacar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (folliculities), kulit kering ber-bercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta eczema atau psoriasis.

  6. Saluran Kemih dan Reproduksi pada Wanita
    Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina. Hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah Pelvic Inflammatory Disease (PID) dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

PENANGANAN
Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan penelitiannya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.

Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan untuk melanjutkan hidup.

Gonorhoe (Kencing Nanah)

DEFINISI
Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, dan tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

Melalui Darah
Penyakit menular seksual ini juga disebut penyakit venereal merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Pengobatan penyakit ini efektif dan penyembuhan cepat sekali. Namun, beberapa kuman yang lebih tua telah menjadi kebal terhadap obat-obatan dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan adanya banyak perjalanan yang dilakukan orang-orang melalui transportasi udara.

Pengendalian penyakit menular seksual ini adalah dengan meningkatkan keamanan kontak seks dengan menggunakan upaya pencegahan. Salah satu di antara PMS ini adalah penyakit gonore yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi selaput lendir saluran kencing, leher rahim, dubur dan tenggorokan atau selaput lendir konjungtiva mata. Kuman ini dapat menyebar ke bagian-bagian lain tubuh organisme melalui darah.


GEJALA
Pada pria gejala penyakit ini diawali dengan adanya gangguan ringan pada saluran kencing diikuti dengan rasa nyeri dalam berbagai tingkatan ketika kencing. Muara saluran kencing pada penis dapat berwarna merah dan mengalami pembengkakan. Pada awalnya wanita tidak memperlihatkan gejala-gejala. Biasanya gejala pada mereka malah timbul berbulan-bulan setelah terjadinya infeksi.

Penyakit ini kemungkinan dapat ditemukan hanya pada satu pasangan walaupun sudah mengenai keduanya. Namun pada memperlihatkan gejala seperti: ingin buang air kecil, nyeri waktu kencing, keputihan dan demam. Gonore dapat menyebabkan infeksi pada indung telur, saluran telur dan saluran kencing dan menyebabkan nyeri hebat dalam panggul.

Jika cairan tubuh yang mengandung kuman ini mengenai mata seseorang dapat timbul konjuntivitis gonore (radang mata kencing nanah). Untuk mengetahui adanya penyakit ini biasanya dilakukan sebagian besar dilakukan dengan pemeriksaan analisa contoh cairan yang diambil dari saluran kencing. Walaupun tidak ada pemeriksaan darah spesifik untuk mendeteksi adanya kuman gonore namun demikian penting sekali untuk mengambil contoh darah karena ada kemungkinan saja seseorang sekaligus juga tertular dengan PMS lain seperti sifilis atau AIDS.


PENGOBATAN
Biasanya pengobatan dengan suntikan tunggal atau dosis tungal ceftriaxona yang diminum. Jika infeksi menular melalui darah biasanya pasien dirawat untuk mendapat obat antibiotika melalui suntikan intravena.

HPV (Human Pappillomavirus)

PENJABARAN
Penyakit-penyakit kelamin menular (STD) selain Gonorea, Sifilis, dan AIDS, adalah kutil-kutil genital yang disebabkan oleh Human Pappillomavirus (HPV). Dapat disimpulkan, dalam populasi remaja-dewasa penyakit ini merupakan salah satu penyakit kelamin menular yang paling sering. Dan walaupun HPV biasanya dianggap tidak lebih dari gangguan kecil, kita tahu bahwa infeksi-infeksinya harus segera ditangani dengan serius.

Beberapa peneliti seperti U.S. Deparment of Health and Human Services, memperkirakan bahwa meluasnya penyakit kutil-kutil genital tersebut telah menjadi dua kali lipat dalam dua dekade terakhir — kurang lebih 3 juta kasus baru dari infeksi yang didiagnosis per tahunnya di Amerika Serikat. Sasaran utama penyakit ini adalah orang-orang muda yang aktif secara seksual yang berusia belasan dan dua puluh tahunan. Bahaya utamanya, demikian para ahli dewasa ini meyakininya, adalah beberapa jenis HPV yang memegang peran penting dalam perkembangan jenis-jenis kanker tertentu, terutama kanker serviks.


GEJALA
Kutil-kutil Genital juga disebut kutil-kutil Venereal (kutil-kutil yang ditularkan lewat hubungan seksual) yang dikenal oleh para dokter sebagai Condylomata Acuminata (tonjolan yang runcing). Namun sebenarnya, semua nama ini merupakan istilah yang salah, karena sangat sering tidak ada kutil (atau bukti yang kasat mata lainnya) yang menunjukkan bahwa Anda terinfeksi. Dalam suatu penelitian yang disponsori oleh National Institute of Allergy and Infectious Diseases, hampir separuh dari wanita yang terinfeksi HPV tidak mengalami gejala-gejala yang kasat mata sama sekali.

Sedangkan para peneliti lainnya berasumsi bahwa tidak ada bukti yang dapat dilihat (paling tidak dapat dilihat dengan mata telanjang) dalam kurang lebih 90% dari kasus-kasus yang ada. Dalam sebagian besar kasus, bukti adanya infeksi HPV hanya dapat dilihat melalui mikroskop bahwa kutil-kutil tersebut terletak di tempat yang tersembunyi dari pandangan (seperti di dalam vagina bagian atas, di dalam rektum atau di serviks).

Pada seorang pria yang terjangkit namun tidak dapat menemukan adanya kutil-kutil genital, mereka mungkin muncul di atas atau di sekitar kepala penis atau (pada laki-laki yang tidak disunat) di bawah kulit luar. Kutil-kutil tersebut juga dapat muncul di atas batang penis, di atas skrotum, di dalam uretra (yang sering membuat keluarnya kencing menjadi menyakitkan) atau di sekitar anus. Pada wanita, kutil-kutil ini biasanya muncul di atas bibir-bibir vagina, di dalam vagina, di sekitar anus atau di atas serviks. Kadangkala kutil-kutil itu bahkan mungkin muncul di dalam mulut seseorang yang telah melakukan seks oral dengan pasangannya yang terinfeksi.

Kutil-kutil genital dapat sangat bervariasi bentuknya. Kadang-kadang mereka tidak menonjol sama sekali, melainkan tampak seperti benjolan-benjolan kecil atau bercak-bercak yang keras dan datar. Atau kadang-kadang mereka adalah kutil-kutil yang menonjol, padat berisi, berwarna merah jambu atau keputih-putihan dan berkembang dengan sangat cepat. Jika dibiarkan kutil-kutil itu mengembang seperti kembang kol atau terdapat begitu banyak kutil yang saling berdekatan sehingga mirip sebuah karpet atau mosaik yang terbuat dari kutil.


HPV KRONIK
Suatu hal yang perlu diingat mengenai infeksi HPV, adalah bahwa infeksi ini sangat mudah menular. Meskipun jika Anda tidak mendapatkan tanda-tanda infeksi yang dapat dilihat mata, Anda secara tidak sengaja dapat menularkan virus tersebut ke pasangan Anda. Pada kenyataannya, HPV begitu mudah menular sehingga para peneliti memperkirakan bahwa kurang lebih 70% dari pasangan-pasangan seksual mereka terinfeksi HPV juga ikut terinfeksi.

Itulah sebabnya mengapa jika Anda didiagnosis terjangkit penyakit ini Anda harus mengajak pasangan Anda ke klinik untuk mendapatkan pengobatan juga, atau paling tidak untuk memberitahu pasangan anda bahwa Anda terinfeksi. Karena periode inkubasi mungkin berbeda, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa tahun, mungkin kadang-kadang sulit untuk mengetahui pasangan seksual yang mana yang terjangkit oleh infeksi HPV ini.

Jika yang kita hadapi semata-mata fakta bahwa kutil-kutil itu tidak tampak, HPV mungkin lebih mudah untuk diabaikan. Namun para peneliti dewasa ini telah mempelajari bahwa infeksi HPV juga sangat berkaitan dengan perubahan-perubahan pra-kanker serviks, vulva, penis, dan anus. Banyak kanker-kanker genital yang sekarang diyakini berkembang melalui proses yang sangat bertahap sebelum benar-benar menjadi tumor-tumor yang ganas. Dan kecenderungan-kecenderungan tertentu HPV, pada keadaan tertentu, mungkin dapat mengubah sebuah kutil jinak menjadi pertumbuhan pra-kanker yang disebut displasia.

Pada wanita, serviks adalah tempat yang paling sensitif yang paling sering dipilih oleh pra-kanker displasia ini. Pada kenyataannya, demikian menurut Dr. Gordon, HPV adalah kelainan di leher rahim yang paling sering ditemukan pada Pap test.

Itulah sebabnya mengapa wanita yang aktif secara seksual (pada kenyataannya, semua wanita) harus melakukan Pap test secara teratur untuk memonitor kesehatan sel serviksnya. Namun, satu hal yang harus diingat: Karena Pap test hanya mendeteksi pertumbuhan sel yang abnormal, dan bukan infeksi HPV itu sendiri. Beberapa dokter menyarankan untuk melakukan satu tes tambahan lainnya pada saat Anda melakukan Pap test.

Virapap test (tes virus pada vagina), yang baru-baru ini disetujui penerapannya oleh Food and Drug Administration, merupakan tes pemeriksaan yang lebih akurat, karena ia dapat mendeteksi lima kecenderungan HPV yang sangat erat kaitannya dengan kanker serviks. Jika Anda aktif secara seksual atau mempunyai alasan untuk merasa khawatir mengenai kutil-kutil genital ini, mintalah kepada dokter Anda untuk melakukan tes ini dalam diri Anda.


PENGOBATAN
Pengobatan dasar kutil-kutil genital adalah menghancurkan kutil-kutil ini serta jaringan yang terinfeksi sampai ke akar-akarnya. Kutil-kutil kecil dapat dihilangkan dengan membekukannya dengan nitrogen cair atau gas oksida nitrogen (kritoterapi), membakarnya (electrocauter), atau menguapkannya dengan laser. Namun sayangnya, meskipun jaringan-jaringan di sekelilingnya telah dihilangkan, seringkali pada kurang lebih 20% dari kasus-kasus yang ada kutil-kutil tersebut kembali lagi karena virus HPV telah melakukan penetrasi sehingga terlihat seperti kulit yang normal dan sehat. Itulah salah satu sifat khas kutil-kutil genital. Virus-virus ini sering datang-pergi.

Kadang-kadang salep yang hangat dapat menghilangkan kutil-kutil tersebut jika penggunaannya langsung ke kulit diharuskan. Obat-obatan yang paling sering digunakan adalah larutan yang mengandung podofilin, suatu zat beracun yang diperas dari batang-batang rhizome dari sebuah tanaman yang tumbuh di Himalaya. Larutan yang diperoleh dari perasan itu dioleskan pada kutil-kutil tersebut sekali atau dua kali dalam seminggu selama kurang lebih satu bulan atau sampai kutil-kutil itu benar-benar lenyap.

Namun podofilin adalah bahan yang sangat keras, dan hanya dapat dioleskan oleh seorang dokter. Obat tersebut juga tidak disarankan bagi wanita hamil karena obat ini dapat terserap ke dalam tubuh dan merusak janin. Obat ini juga tidak terlalu berhasil.

Dalam suatu penelitian, ia hanya dapat memusnahkan kutil-kutil sebesar 40% dari kasus-kasus yang ada. Obat lainnya, larutan-larutan yang tidak begitu keras (seperti asam trikloroasetik) dapat dituliskan dalam resep untuk pemakaian di rumah. Untuk infeksi-infeksi yang sangat membandel, satu pengobatan yang relatif baru adalah interferon (zat alami yang dapat membunuh virus-virus tertentu seperti HPV) yang diberikan baik dengan cara ditelan atau lewat injeksi.


PENCEGAHAN
Ada beberapa hal yang perlu diingat untuk melindungi diri dari infeksi kutil-kutil genital. Beberapa peneliti mengatakan tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa menggunakan kondom dapat berguna melindungi diri terhadap penularan kutil-kutil genital ini.

Beberapa peneliti lainnya mengatakan bahwa kondom memang memberikan suatu perlindungan, walaupun hal ini mungkin tidak sempurna. Namun yang paling efektif dari semua itu adalah menjauhkan diri dari hubungan seks di luar pernikahan.

Jika Anda mendapati kutil atau bisul atau segala bentuk luka di atas atau di sekitar genital-genital, jangan ragu-ragu untuk memeriksakannya ke dokter. Bila Anda terinfeksi, khususnya HPV, semakin awal memeriksakan diri dan mendapatkan perawatan, semakin besar peluang untuk menyembuhkannya.

Penjabaran Singkat Penyakit Kelamin

DEFINISI
Apakah penyakit kelamin?
Penyakit kelamin boleh disebarkan melalui perhubungan seks. Ia juga dikenali sebagai Sexually Transmitted Disease (STD) atau Venereal Disease (VD). Organisme yang menyebabkan penyakit kelamin adalah terdiri daripada bakteria, virus, atau fungus.


PENYEBAB
Apakah Jenis-Jenis Penyakit Kelamin?
Berikut adalah jenis-jenis dan penyebabnya :
- STD disebabkan oleh Organisma.
- Gonorea disebabkan oleh Bacteria Neisseria Gonorrhoeae.
- Sifilis disebabkan oleh Bacteria Treponema Pallidum.
- Non-gonococcal urethritis (NGU) disebabkan oleh Chlamydia Trachomatis.
- Vaginal disebabkan oleh Candidiasis Candida Albicans (Fungus).
- Genital Herpes disebabkan oleh Herpes Simplex Virus type 1 & 2.
- Genital Warts (ketuat kemaluan) disebabkan oleh Human Papilloma Virus.
- HIV/AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus.
- Hepatitis B disebabkan oleh virus Hepatitis B.
- Trichomoniasis disebabkan oleh Trichomonas Vaginalis.



PENYEBARAN
Bagaimanakah penyakit kelamin merebak?
Penyakit kelamin merebak melalui :
  • Hubungan seks.
  • Hidup berdampingan dengan individu yang telah terjangkit.
Beberapa jenis penyakit kelamin bisa tertular melalui cairan tubuh (sperma dan cairan faraj) daripada individu yang telah dijangkiti contohnya HIV, Hepatitis B, NGU dan gonorea.

Sementara itu, jangkitan penyakit kelamin seperti Sifilis, Herpes, dan Warts bisa merebak melalui sentuhan kulit. Penyakit Sifilis, Hepatitis B, dan HIV bisa merebak melalui ibu yang telah dijangkiti virus tersebut kepada bayinya ketika dalam rahim atau sewaktu dilahirkan, penagih berkongsi jarum atau pemindahan darah yang dijangkiti.


GEJALA
Apakah tanda-tanda dan gejala-gejala penyakit kelamin?
Ia bergantung kepada jenis dan peringkat jangkitan tersebut. Kadangkala penderita tidak memiliki tanda-tanda atau gejala (dikenali sebagai Asymptomatic Infection).
Tanda-tanda jangkitan ini antara lain:
  • Cairan dari kemaluan,
  • Sakit ketika buang air (kencing),
  • Luka atau ulser di bahagian kemaluan,
  • Ketumbuhan di bahagian kemaluan,
  • Bengkak kelenjar limfa di bahagian pangkal peha,
  • Ruam di bahagian kemaluan dan anggota badan,
  • Mata berair bagi bayi yang dijangkiti,

DIAGNOSA
Bagaimanakah diagnosis atau pengesahan penyakit kelamin dilakukan?
Ujian darah dapat mengesahkan beberapa penyakit kelamin termasuk Sifilis, Hepatitis B, dan HIV. Ada juga yang dapat ditularkan melalui keringat atau membran mukus.


KOMPLIKASI
Apabila tidak dirawat sejak dini, jangkitan kuman akan merebak ke organ lain menyebabkan komplikasi:
  • Bagi lelaki, boleh merebak ke bahagian testis, vesikel semen dan kelenjar prostat lalu menyebabkan kesakitan dan kemandulan.
  • Bagi wanita, ia boleh mengakibatkan kemandulan, mengandung luar rahim atau jangkitan pelvis.
  • Bagi bayi, jangkitan herpes boleh menyebabkan buta atau terencat akal.
    Congenital Syphilis pada bayi menyebabkan kecacatan semasa kelahiran. Terdapat beberapa jenis ketuat kemaluan menyebabkan kanker. Sebanyak 5-10 persen penghidap Hepatitis B menjadi pesakit kronik dan beresiko tinggi untuk terjangkiti kanker hati.

PENANGANAN
Penyakit kelamin boleh diobati dengan antibiotik, obat anti-virus atau anti-parasit. Lebih daripada satu obat diperlukan untuk merawat dan menyembuhkan penyakit kelamin, namun tidak semua penyakit kelamin dapat disembuhan. Setengah penyakit kelamin boleh dirawat berdasarkan gejala-gejala seperti ulser di kemaluan, lelehan dari uretra dan faraj. Biasa disebut sebagai 'Modified Syndromic Approach'(MSA) yang terdapat di klinik-klinik kesehatan.

Penanganan sejak awal bisa mencegah penyebaran dan komplikasi :
  • Dapatkan perawatan segera dari dokter dengan antibiotik yang sesuai.
  • Jauhkan diri dari hubungan seks dengan istri Anda sebelum dokter menyatakan bahwa Anda telah sembuh.
  • Jangan melakukan perawatan sendiri, kerana dapat memperburuk gejala jangkitan dan menyebabkan komplikasi akibat perawatan yang tidak lengkap.
  • Pastikan pasangan anda mendapatkan pemeriksaan lanjut supaya rawatan awal dapat diberikan sekiranya dia dijangkiti.

PENCEGAHAN
  • Tidak melakukan hubungan badan di luar pernikahan.
  • Bersabar untuk tidak melakukan hubungan badan dengan istri Anda, sebelum dokter menyatakan Anda telah sembuh.
  • Dapat diberikan suntikan pencegahan Hepatitis B sejak awal.

Penyakit Kelamin Pada Wanita

PENJABARAN
Jika Anda diduga memiliki masalah yang berhubungan dengan penyakit kewanitaan apakah itu periode mentsruasi yang tidak teratur, masalah hormonal, atau penyakit yang disebakan hubungan seksual (STD), sebaiknya selalu periksakan ke dokter. Ini penting untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan dan juga untuk mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan seksual yang banyak wanita hadapi, bagaimana mencegahnya dan bagaimana melindungi diri.

Karena masih ada stigma mengenai kesehatan seksual, banyak wanita menghindari pergi ke dokter padahal penghindaran ini dapat mempengaruhi kesehatan serius termasuk kesuburan. Berikut beberapa penyakit umum yang wanita hadapi dan cara menjamin kesehatan kewanitaan tetap sehat:

HPV
Human Papilloma Virus (HPV) adalah salah satu infeksi virus yang disebabkan oleh hubungan seksual paling umum. Sebagian besar penyakit ini tidak begitu berbahaya tetapi jika test smear nampak tidak normal, dokter akan menyarankan untuk test lab.

Cara untuk mengatetahui HPV adalah dengan cervical smear atau screening kesehatan seksual. Yakinlah untuk memeriksa secara teratur setidaknya satu kali setiap tiga tahun. Berhenti merokok karena penelitian menemukan hubungan antara merokok dan kanker vulva.


PID
Pelvic Inflammatory Disease (PID) mempangaruhi satu dari 10 wanita dan jika dibiarkan akan menyebabkan ketidaksuburan. Gejala yang mungkin timbul pinggul sakit saat hubungan seks, pendarahy ang tidak teratur atau perubahan bau pada vagina. Segera periksa ke dokter jika anda menemukan gejala itu. Penyakit ini dapat dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik.

Upaya pencegahan PID adalah lakukan seks yang aman dan memeriksakan secara teratur. Kadang-kadang gejala tidak begitu jelas sampai semua terlambat.


BV
Bacterial Vaginosis adalah salah satu infeksi vagina yang paling umum diantara wanita di usia beranak. Penyakit ini sering dianggap hanya infeksi karena memiliki gejala yang sangat umum dengan infeksi biasa.

Gejala dari ketidakseimbangan bakteri dalam vagina termasuk gatal, aroma amis dan perubahan dalam vagina. Jangan biarkan gejala-gejala tersebut dan yakinlah untuk diperiksa dan disembuhkan dengan baik. Jika dibiarkan, ini akan meningkat resiko berkembang menjadi PID


Penyakit Akibat Seks Oral
Radang Mulut
Seks oral juga dapat menjadi sumber penularan radang mulut bila rongga mulut mengidap suatu penyakit menular seksual. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonorea (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorok.

Akibatnya wanita itu mengalami radang mulut atau tenggorok karena gonorea. Kalau kemudian wanita itu melakukan seks oral terhadap pria lain yang sehat, pria itu dapat tertular sehingga mengalami gonorea. Namun. kalau rongga mulut tidak mengidap penyakit kelamin, tentu seks oral tidak merupakan sumber penularan.


Kanker Tenggorokan
Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral. Dalam sebuah studi yang baru pertama kali dilakukan, para ahli meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dengan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil dan bagian belakang lidah. Angka kejadian penularan HPV lewat kegiatan oral sex di Amerika Serikat terus mengalami peningkatan sejak tahun 1973. Kini bertambah lagi resiko penularan penyakit lewat seks oral, yakni kanker tenggorokan.

Dulu, banyak disebut orang yang paling rentan terkena kanker tenggorokan adalah mereka yang perokok dan banyak mengkonsumsi alkohol. Namun, rupanya ada faktor lain yang lebih dominan. Orang yang melakukan oral sex berganti-ganti pasangan hingga lebih dari 6 kali mengalami resiko terkena kanker tenggorokan 9 kali lebih tinggi.

Setiap orang harus memastikan bahwa dirinya dan pasangannya bebas dari PMS sebelum melakukan hubungan seksual. Tidak ada penyakit yang ditularkan melalui seks oral yang tidak bisa ditularkan melalui seks dalam bentuk lainnya. Jika seseorang mengidap PMS, maka pasangannya kemungkinan akan tertular apapun bentuk hubungan seks yang mereka lakukan. Singkatnya, hubungan seks diantara pasangan yang sehat adalah aman dan bersih.

Dr. Ferryal Loetan, seorang pakar seksologi juga mengatakan bahwa oral sex yang dilakukan oleh wanita terhadap pria dapat memungkinkan penularan penyakit di dalam tubuh. Sebab di dalam mulut terdapat banyak air liur. Beberapa kuman maupun bakteri memang ada yang tidak tahan dengan zat-zat yang ada di dalam air liur tersebut namun tidak semuanya. Demikian pula dengan berbagai macam jamur termasuk virus yang sering ada di badan manusia. Dimana yang menerima oral mempunyai penyakit, maka dapat saja menularkan penyakitnya kepada yang memberikan oral, begitu pula sebaliknya. Tapi kalau keduanya sehat maka tidak ada masalah.

Jenis-Jenis Penyakit Kelamin

GONORRHEA & CHLAMYDIA
  • Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini.
  • Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.
  • Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.
  • Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini.

HERPES
  • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan.
  • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.
  • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.
  • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.
  • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

INFEKSI JAMUR
  • Disebabkan oleh jamur.
  • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat.
  • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal.
  • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

SYPHILIS
  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit.
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain.
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin.
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

VAGINISTIS
  • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidaknyamanan.
  • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur.
  • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina.
  • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop
  • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

BISUL / KUTIL PADA ALAT KELAMIN
  • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)
  • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut.
  • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka.
  • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix.
  • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan.

KUTU KELAMIN
  • Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.
  • Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin


KUTU DI BAWAH KULIT
  • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit.
  • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.
  • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh.
  • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut.

AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME) / HIV DISEASE
  • Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.
  • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah.
  • Dapat menyebabkan kematian setelah sepuluh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan
  • Disebarkan melalui hubungan intim (berciuman, bersetubuh), hubungan dengan lendir penderita dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

Seberapa banyak waktu tidur yang anda butuhkan?

Manusia perlu istirahat tidur dalam jumlah tertentu dan tergantung pada tiap-tiap tingkatan perkembangannya. Sampai pada suatu tingkat tertentu, keturunan menentukan bagaimana orang-orang tidur semasa hidupnya. Kembar identik contohnya, mempunyai lebih banyak kesamaan pola tidur daripada kembar non identik atau saudara kandung. Perbedaan dalam tidur dan bangun sepertinya merupakan bawaan sejak lahir. Ada semacam istilah dan pernyataan, burung hantu dan burung yang suka menyanyi di pagi hari, tukang tidur dan sebaliknya, orang-orang yang segar, lincah setelah tidur selama 5 jam dan orang-orang lainnya yang groggy (pening, puyeng, terhuyung-huyung)) apabila tidur mereka kurang dari 9 jam.

Meskipun demikian, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi bagaimana seseorang tidur. Faktor umur adalah pengaruh yang paling penting pada ritme tidur dasar dari seseorang, karena umur mempengaruhi seberapa banyak tidur yang diperoleh dalam satu malam tertentu serta berpengaruh pada arsitektur tidur pada seseorang.

Pada masa anak-anak.

Bagi orang dewasa tidur seperti tidurnya bayi tidak hanya menjadi satu hal yang tidak realistis tapi juga satu hal yang tidak dikehendaki. Seorang bayi yang baru lahir mungkin bisa tidur 8 kali dalam sehari, mengakumulasi sebanyak 18 jam tidur dan menghabiskan sekitar setengahnya dalam kondis REM sleep. Rem sleep merupakan suatu kondisi atau keadaan ketika seseorang tidur, di mana mata bergerak dengan cepat dan kelopak mata tetap dalam keadaan tertutup. Masa REM ke siklus non REM lebih pendek, biasanya bertahan lama kurang dari satu jam.

Sekitar usia empat minggu, periode tidur bayi baru lahir menjadi lebih lama. Menjelang enam bulan, bayi menghabiskan periode tidur yang lebih lama dan periode tidur non REM yang lebih teratur; kebanyakan mulai tidur sampai malam dan tidur sebentar-sebentar di pagi dan sore hari. Pada masa-masa usia prasekolah, tidur siang hari yang hanya sebentar-sebentar lambat laun akan berkurang, sampai menjelang umur enam tahun kebanyakan anak tidak tidur seharian dan tidur ssekitar 10 jam di malam harinya.

Antara usia tujuh tahun dan masa pubertas, produksi nocturnal melatonin mencapai puncak, dan pola tidur pada usia ini adalah tidur yang nyenyak dan menyegarkan. Pada usia ini, apabila seorang anak mengantuk pada siang hari, hal ni perlu diperhatikan kenapa dan apa saja sebabnya bisa seperti itu.

Nocturnal melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal yang ada didalam otak dan terbentuknya hormon ini dipicu oleh gelap (nocturnal/malam hari). Kadar hormon melatonin juga akan mencapai puncaknya menjelang pagi hari sekitar jam 02 00 – 04 00 dan mencapai kadar paling rendah pada sore hari.Hormon ini turut membantu mengatur bioritme atau irama tubuh dalam hal pengaturan tidur.

Hormon ini secara alamiah akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia manusia biasanya akan mengalami penurunan yang drastis sekitar usia 40 tahun. Oleh sebab itu dengan menurunnya hormon melatonin ini maka kualitas tidurpun akan menurun dan dampak yang sering dialami adalah irama tidur akan berubah sehingga kadang mengalami kesulitan tidur

Kamis, 23 Juli 2009

Penyakit-Penyakit di Musim Pancaroba

Oleh : Aritha Pandia, S.Si,Apt

Akhir-akhir ini sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim pancaroba. Jika siang hari matahari bersinar sangat terik sehingga suasana terasa amat panas, namun tiba-tiba cuaca dapat berubah seketika menjadi hujan dan udara menjadi terasa dingin. Perubahan cuaca yang tiba-tiba inilah yang disebut dengan musim pancaroba.

Musim pancaroba terjadi hanya pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan pada bulan September atau peralihan musim hujan ke musim kemarau pada bulan April. Perubahan udara dan temperatur sedikit banyak berpengaruh pada tubuh, karena tubuh kita otomatis akan berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur sekitar. Saat itu pula imunitas (daya tahan tubuh terhadap penyebab penyakit) kita berkurang, sehingga sering menyebabkan orang sakit di musim pancaroba.

Selain itu temperatur yang berubah-ubah adalah salah satu kondisi yang memacu virus dan bakteri untuk lebih cepat berkembang biak. Jadi tidak heran lebih banyak orang terserang penyakit di musim pancaroba dibanding di musim yang temperaturnya relatif stabil.

Musim pancaroba atau musim peralihan dari kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya berkaitan erat dengan beberapa gangguan kesehatan seperti flu, batuk, pilek, demam, gangguan saluran napas, masuk angin, influenza, gangguan pencernaan seperti diare, dan tifus abdominalis. Kemunculan penyakit-penyakit tersebut kasusnya menjadi tinggi pada awal perubahan musim/pancaroba karena banyaknya kotoran yang menjadi vektor bagi bakteri dan virus penyebab penyakit, juga tak lepas dari pola pengkonsumsian makanan. Penyakit tersebut dapat timbul karena adanya bakteri atau virus yang mencemari makanan atau minuman.

Jenis Penyakit dan Gejala

Beberapa jenis penyakit yang biasa menyerang pada musim pancaroba adalah:
1. Gangguan Saluran Napas, pengaruh perubahan cuaca sangat berpotensi mengganggu saluran pernapasan. Gejala awal gangguan saluran pernapasan yaitu batuk, bronkhitis, pilek atau influenza disertai bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh (demam). Demam bukan merupakan penyakit tersendiri, melainkan gejala dari penyakit lain misalnya influenza.

Demam biasanya ditandai dengan kenaikan suhu tubuh di atas 37°C . Pada influenza biasanya terjadi peningkatan suhu tubuh sekitar 38 °C - 40°C, selain itu kepala terasa sakit, juga otot-otot dan sendi-sendi, terasa lelah, kurang nafsu makan, suara parau, batuk yang tidak produktif, sakit tenggorokan dengan langit-langit di hulu tampak memerah, radang mata, keluar ingus, dan kongesti hidung. Panas tubuh biasanya lebih tinggi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Gejala-gejala tersebut berangsur-angsur berkurang dan biasanya akan hilang sesudah 3-5 hari, namun batuk dan rasa lemah serta keletihan tetap.

Batuk merupakan gejala awal penyakit saluran napas, kadang ditandai dengan bersin-bersin, sesak napas, dan demam ringan sampai sedang. Penyakit saluran napas diantaranya yaitu bronkhitis. Penyakit ini memang lebih sering terjadi pada udara yang lembab dan berhawa dingin. Bronkhitis diantaranya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, dimulai saat bakteri atau virus mengiritasi bronkhus sampai akhirnya terjadi pembengkakan.

2. Gangguan Pencernaan, salah satu gangguan pencernaan yang biasanya muncul pada musim pancaroba dan awal musim hujan adalah diare. Diare ditandai dengan keluarnya buang air besar yang sangat encer seperti air, dan berlangsung terus menerus. Penyakit pada anak ini sebenarnya dapat digolongkan penyakit ringan, tetapi jika terjadi secara mendadak dan kurang mendapat perawatan maka diare juga dapat berakibat fatal, terutama apabila diare tersebut terjadi pada anak balita.

Berhubung diare dapat menyebabkan terjadinya kehilangan cairan tubuh yang berlebihan (dehidrasi) dan elektrolit, sehingga tubuh menjadi lemah dan lemas, apalagi kalau diare disertai dengan muntah-muntah. Penderita harus diberi minum sebanyak-banyaknya, serta diberi oralit.

Bila diare tidak juga berhenti maka penderita harus segera di bawa ke dokter. Penyakit diare pada anak dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satu penyebab yang paling umum adalah suatu infeksi ringan pada usus yang disebabkan bakteri, amuba, juga infeksi virus atau flu usus. Juga dapat disebabkan karena makanan dan minuman yang tercemar.

Gangguan pencernaan lain yang sering timbul pada musim pancaroba adalah demam tifoid atau penyakit tifus abdominalis. Merupakan suatu penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteria. Penyakit pada anak ini dapat terjadi melalui pengkonsumsian makanan dan minuman yang terinfeksi oleh bakteri Salmonella typhosa.

Penyakit typhus abdominalis sangat cepat penularannya, yaitu melalui kontak dengan seseorang atau hewan yang terinfeksi. Pembuangan air kotoran yang tidak memenuhi syarat dan kondisi sanitasi yang tidak sehat menjadi faktor terbesar dalam penyebaran penyakit ini.

Tanda atau gejala penyakit typhus diawali dengan demam panas yang makin lama makin tinggi, selama mengalami panas tinggi penderita sering mengigau. Selain itu kepala terasa sakit, menggigil, berkeringat, letih, lemah, tidak nafsu makan dan berat badan berkurang, peradangan pada cabang tenggorokan, mual, muntah-muntah dan sakit perut yang mendadak.
Untuk perawatannya diusahakan untuk menurunkan panasnya dengan obat yang mempunyai efek antibiotik dan antipiretik. Istirahat di tempat tidur sampai semua tanda penyakit hilang. Makan makanan yang mengandung banyak cairan seperti sop, bubur cair dan lain-lain.

Penyakit-penyakit tersebut sangat mudah menyerang bila daya tahan tubuh menurun. Cuaca dan suhu udara yang cepat berubah di musim pancaroba, ditambah meningkatnya debu, kuman, dan radikal bebas membuat tubuh kita rentan terhadap penyakit di atas.

Tips Sehat di Musim Pancaroba

Penyakit-penyakit pada musim pancaroba tersebut akan terus berulang seiring dengan perubahan musim, namun setidaknya kita bisa mencegah atau mengantisipasinya,
Sehingga tubuh kita mampu bertahan menghadapi musim pancaroba seperti saat ini.

Berikut ini adalah solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat :
1. Konsumsi makanan bergizi. Daya tahan tubuh yang baik selain butuh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu : karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

2. Cukup Istirahat. Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita. Tidur
6-8 jam sehari, memberikan tubuh kita istirahat yang cukup.

3. Sempatkan untuk berolahraga. Usahakan berolahraga secara rutin minimal 3 kali
seminggu selama 30 menit. Pilih olahraga yang bersifat aerobik seperti jogging, senam, treadmill, bersepeda, atau sekedar berjalan kaki berkeliling kompleks.

4. Kelola Stress dengan baik. Dewasa ini sangat sulit untuk menghindari stress. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stress seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.

5. Konsumsi Suplemen yang tepat. Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen tambahan diperlukan terutama di musim pancaroba. Vitamin C, Zinc, dan Echinachea adalah sebagian dari suplemen yang telah dibuktikan mampu mendongkrak daya tahan tubuh kita.

Pilih suplemen yang tepat dan minumlah sesuai kebutuhan kita.

6. Kurangi minum minuman dingin dan perbanyak minum air putih (suhu normal) minimal 8 gelas sehari. Minuman dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh kita terhadap peralihan cuaca.
Lakukan tips di atas secara rutin dan berkelanjutan maka anda sudah menutup pintu masuk bagi penyakit pancaroba untuk masuk ke dalam tubuh anda.

Selamat mencoba.



Artikel terkait:
- AIDS
- Asma (asthma)
- Cacar (herpes)
- Darah rendah (hipotensi)
- Darah tinggi (hipertensi)
- Demam Berdarah Dengue (DBD)
- Demam tifoid
- Diabetes mellitus (DM)
- Gagal ginjal
- Gagal jantung
- Gondongan (mumps atau parotitis)
- Hepatitis
- Jantung rematik (PJR)
- Kaki gajah (filariasis atau elephantiasis
- Kanker kulit
- Kanker leher rahim (serviks)
- Kanker paru-paru
- Kanker payudara
- Kolera (cholera)
- Leukemia (kanker darah)
- Malaria
- Meningitis
- Penyakit di musim pancaroba
- Pneumonia
- Radang usus buntu (appendicitis)
- Serangan jantung

Baca juga:
- JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
- PENYAKIT MULUT DAN GIGI
- PENYAKIT THT
- PENYAKIT KELAMIN
- PENYAKIT KULIT
- PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
- TIPS-TIPS KESEHATAN

Selasa, 21 Juli 2009

Celah Bibir (Bibir Sumbing) & Celah Langit-langit

DEFINISI
Celah Bibir dan Celah Langit-langit adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas serta langit-langit lunak dan langit-langit keras mulut. Celah bibir (Bibir sumbing) adalah suatu ketidaksempurnaan pada penyambungan bibir bagian atas, yang biasanya berlokasi tepat dibawah hidung. Celah langit-langit adalah suatu saluran abnormal yang melewati langit-langit mulut dan menuju ke saluran udara di hidung.


PENYEBAB
Celah bibir dan celah langit-langit bisa terjadi secara bersamaan maupun sendiri-sendiri. Kelainan ini juga bisa terjadi bersamaan dengan kelainan bawaan lainnya. Penyebabnya mungkin adalah mutasi genetik atau teratogen (zat yang dapat menyebabkan kelainan pada janin, contohnya virus atau bahan kimia).

Selain tidak sedap dipandang, kelainan ini juga menyebabkan anak mengalami kesulitan ketika makan, gangguan perkembangan berbicara dan infeksi telinga. Faktor resiko untuk kelainan ini adalah riwayat celah bibir atau celah langit-langit pada keluarga serta adanya kelainan bawaan lainnya.




GEJALA
Gejalanya berupa:
  • pemisahan bibir
  • pemisahan langit-langit
  • pemisahan bibir dan langit-langit
  • distorsi hidung
  • infeksi telinga berulang
  • berat badan tidak bertambah
  • regurgitasi nasal ketika menyusu (air susu keluar dari lubang hidung).




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik di daerah wajah.


PENGOBATAN
Pengobatan melibatkan beberapa disiplin ilmu, yaitu bedah plastik,ortodontis, terapi wicara dan lainnya. Pembedahan untuk menutup celah bibir biasanya dilakukan pada saat anak berusia 3-6 bulan. Penutupan celah langit-langit biasanya ditunda sampai terjadi perubahan langit-langit yang biasanya berjalan seiring dengan pertumbuhan anak (maksimal sampai anak berumur 1 tahun). Sebelum pembedahan dilakukan, bisa dipasang alat tiruan pada langit-langit mulut untuk membantu pemberian makan/susu.

Pengobatan mungkin berlangsung selama bertahun-tahun dan mungkin perlu dilakukan beberapa kali pembedahan (tergantung kepada luasnya kelainan), tetapi kebanyakan anak akan memiliki penampilan yang normal serta berbicara dan makan secara normal pula. Beberapa diantara mereka mungkin tetap memiliki gangguan berbicara.


Setelah Perawatan Gigi

DEFINISI
Pembengkakan biasa terjadi setelah tindakan gigi tertentu, khususnya pencabutan gigi dan operasi periodontal. Menempelkan ice pack atau lebih baik lagi, sekantong kacang polo atau jgung beku (yang dapat beradapatasi dengan kontur muka) ke pipi sangat dapat mencegah pembengkakan. Terapi es bisa dipakai setiap beberapa jam untuk 18 jam pertama. Rasa dingin sebaiknya bertahan di pipi selama 25 menit lalu disingkirkan selama 5 menit.

Jika pembengkakan tetap terjadi atau berkembang setelah 3 hari atau jika rasa sakit dirasakan sangat parah, infeksi mungkin sudah terjadi, dan pasien seharusnya menghubungi dokter gigi. Gusi kering (kontak tulang pada gusi, menyebabkan penyembuhan lambat) mungkin terjadi sesudah gigi dicabut. Biasanya, ketidaknyamanan berkurang selama 2 atau 3 hari sesudah pencabutan lalu tiba-tiba memburuk, kadang-kadang disertai dengan sakit telinga.

Walaupun keadaan tersebut bisa hilang sendiri setelah satu hingga beberapa minggu, dokter gigi bisa memberikan anestetik pada gusi untuk menghilangkan rasa sakit. Dokter gigi mengganti pembalut sekali atau dua kali sehari selama seminggu. Pendarahan setelah pembedahan mulut biasa terjadi.Biasanya, pendarqhan bisa dihentikan dengan mempertahankan tekanan yang mantap pada tempat operasi selama jam pertama, biasanya dengan menggigit sepotong kapas tipis.

Pendarahan di mulut bisa jadi menipu karena sedikit darah membaur dengan air liur dan kelihatannya lebih buruk dari sebenarnya. Jika pendarahan berlanjut, daerah bisa dilap bersih, dan kapas lainnya atau teh celup yang dibasahkan bisa diletakkan pada area yang berdarah dengan menggigit dengan mantap. Jika pendarahan berlanjut lebih dari beberapa jam, dokter gigi sebaiknya diberitahu.

Orang yang secara teratur minuml obat antikoagulan (obat yang mencegah pembekuan darah) atau aspirin (sekalipun mereka hanya minum satu aspirin selama beberapa hari) sebaiknya memberitahu dokter gigi seminggu sebelum operasi, karena obat ini meningkatkan kecenderungan terjadi pendarahan. Dokter gigi dan dokter pribad pasien dapat mengatur takaran obat atau untuk sementara menghentikan obat.

Gigi yang Pernah Retak, Copot atau Goyah

DEFINISI
Seseorang yang mengalami nyeri singkat, tajam ketika mengunyah atau ketika makan sesuatu yang dingin bisa mengalami patah gigi yang tidak lengkap (greenstick). Selama patahan tersebut tidak lengkap dan bagian gigi tidak terbelah, dokter gigi bisa memperbaiki masalah tersebut dengan pemugaran. Gigi depan bagian atas cenderung terluka dan patah.

Jika setelah luka gigi tidak peka terhadap udara, paling mungkin hanya permukaan keras bagian luar (enamel) telah rusak. Bahkan jika enamel tersebut menyebabkan sumbing kecil, pengobatan dengan segera tidak diperlukan. Patahan pada lapisan intermediate gigi (dentin) biasanya menyakitkan ketika terkena udara dan makanan, sehingga orang dengan beberapa patahan mencari pertolongan gigi dengan segera.

Jika patahan tersebut mempengaruhi bagian paling dalam pada gigi (pulp), bercak merah dan seringkali beberapa darah akan muncul pada patahan. Pengobatan saluran akar kemungkinan diperlukan untuk mengangkat pulp yang tertinggal sebelum mati dan menyebabkan nyeri berat.

Jika sebuah luka menghilangkan gigi pada rongga atau jika jaringan gusi di sekitarnya berdarah sangat banyak, seseorang harus menemui dokter gigi dengan segera. Gigi bayi yang rusak (deciduous) di bagian depan mulut kemungkinan diangkat jika gigi benar-benar hilang untuk mencegah kerusakan pada gigi tetap tanpa menghilangkan ruang untuk gigi yang belum muncul.

Gigi susu yang goyah (avulsed) seharusnya tidak ditanam kembali takutnya akan merusak pucuk gigi tetap. Gigi dewasa goyah memerlukan pengobatan dengan segera. Gigi tersebut harus dibilas dan diletakkan pada rongganya. Jika hal itu tidak mungkin, gigi tersebut harus ditempatkan di dalam segelas susu (susu tersebut menyediakan medium bagus untuk mendukung gigi tersebut). Pada waktu yang bersamaan, orang dan gigi tersebut harus segera dibawa ke dokter gigi terdekat.

Jika gigi ditanam kembali dalam 30 menit, kemungkinannya besar untuk tetap sehat. Gigi yang lama keluar dari rongga, memperburuk kesempatan untuk berhasil jangka panjang. Dokter gigi biasanya membelat gigi tersebut ke gigi sekitarnya untuk 7 sampai 10 hari. Gigi yang ditanam kembali segera membutuhkan pengobatan saluran akar. Jika tulang disekitar gigi juga telah patah, gigi tersebut harus di belat untuk 6 sampai 10 minggu.

Gangguan Lidah

PENJABARAN
  1. Luka : luka berat adalah hal yang paling sering menyebabkan ketidaknyamanan lidah. Lidah tersebut mempunyai banyak ujung saraf untuk rasa sakit dan peraba dan lebih peka terhadap rasa sakit dibandingkan kebanyakan bagian lain pada tubuh. Lidah sering tiba-tiba tergigit tetapi cepat sembuh. Gigi yang tajam atau rusak bisa sangat merusak jaringan yang mudah rusak tersebut.

  2. ‘Berbulu’: pertumbuhannya terlalu cepat dari proyeksi normal di atas lidah (Vili) bisa membuat lidah tampak berbulu. Lidah tersebut bisa juga tampak berbulu setelah demam, setelah pengobatan antibiotik, atau ketika pencuci mulut peroxide digunakan terlalu sering. ‘Bulu’ ini pada ujung lidah tidak perlu dibingungkan dengan leukoplakia berbulu. leukoplakia berbulu terbentuk di sisi lidah dan merupakan karakteristik AIDS.

  3. Perubahan warna : Villi lidah bisa menjadi berubah warna jika seseorang merokok atau mengunyah tembakau, makan makanan tertentu, atau memiliki bakteri berwarna yang berkembang pada lidah. Ujung lidah bisa terlihat berwarna hitam jika seseorang menggunakan sediaan bismuth untuk gangguan perut. Penyikatan lidah dengan menggunakan sikat gigi atau kikisan dengan pengikis lidah bisa menghilangkan beberapa perubahan warna.

    Anemia kekurangan zat besi bisa membuat lidah terlihat pucat dan lembut. Anemia pernicious, yang disebabkan oleh kekurangan Vitamin B12, bisa juga membuat lidah terlihat pucat dan lembut. Tanda pertama pada demam scarlet kemungkinan berubah dari warna normal lidah menjadi warna strawberi, dan kemudian warna rasberi. Lidah merah-strawberi pada anak kecil bisa juga menjadi sebuah tanda penyakit Kawasaki. Lidah merah lembut dan mulut menyakitkan bisa mengindikasi pellagra, sebuah jenis kekurangan gizi yang disebabkan oleh kekurangan niacin (Vitamin B3) pada makanan. Lidah merah bisa juga meradang (glossitis)-lidah tersebut merah, menyakitkan, dan bengkak.

    Bercak keputih-putihan, serupa dengan apa yang ditemukan di dalam pipi, bisa disertai demam, dehidrasi, sifilis tahap kedua, sariawan, lichen planus, leukoplakia, atau gangguan pernafasan mulut.

    Pada geografis lidah, beberapa daerah lidah berwarna putih atau kuning dan kasar, sebaliknya bagian lain berwarna merah dan lembut. Daerah tersebut berubah warna terjadi sekitar lebih dari satu periode mingguan sampai tahunan. Keadaan tersebut biasanya tidak menyakitkan, dan tidak memerlukan pengobatan.

  4. Luka dan benjolan : luka pada lidah bisa disebabkan oleh reaksi alergi, infeksi virus herpes simplex mulut, luka sariawan, tuberculosis, infeksi bakteri, atau sifilis tahap-awal. Luka bisa juga disebabkan oleh alergi atau gangguan sistem kekebalan lainnya.

    Meskipun benjolan kecil pada kedua sisi lidah biasanya tidak berbahaya, sebuah benjolan hanya pada salah satu sisi bisa bersifat kanker. Daerah berwarna putih atau merah yang tidak bisa dijelaskan, luka, atau bengkak (menjadi keras) pada lidah-khususnya jika tidak terasa sakit-kemungkinan tanda kanker dan harus diteliti oleh seorang dokter atau dokter gigi. Kebanyakan kanker mulut tumbuh pada salah satu sisi lidah atau pada dasar mulut. Kanker hampir tidak pernah muncul di ujung lidah, kecuali ketika kanker tersebut terjadi setelah sifilis yang tidak diobati.

  5. Rasa tidak nyaman : Lidah yang tidak nyaman bisa dihasilkan dari iritasi oleh makanan tertentu, khususnya yang asam (misal, nanas), atau rasa tertentu di dalam pasta gigi, pencuci mulut, permen, atau permen karet. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada lidah, sama seperti luka dan infeksi bisa lakukan. Infeksi umum yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada lidah adalah thrush (candidiasis), dimana jamur berbentuk lapisan putih pada gigi yang terlalu cepat bertumbuh yang menutupi lidah. Nyeri intensif pada seluruh mulut bisa disebabkan oleh sindrom mulut terbakar.

    Biasanya, hal ini adalah proses eliminasi untuk menemukan hanya apa yang menyebabkan rasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman pada lidah tidak disebabkan oleh infeksi biasanya diobati dengan menghilangkan penyebab tersebut. Misal, orang tersebut bisa mencoba untuk merubah merek pasta gigi, menghentikan makanan yang mengiritasi, atau memperbaiki gigi yang tajam atau patah oleh seorang dokter gigi. Mencuci dengan air garam hangat bisa membantu. Sariawan bisa diobati dengan obat anti jamur, seperti nystatin atau fluconazole.

Gigi Terjepit

DEFINISI
Gigi terjepit adalah gigi yang menjadi tersangkut di bawah gusi dan dengan demikian tidak dapat tumbuh (muncul) sebagaimana mestinya. Penjepitan biasanya disebabkan oleh gigi yang terlalu sesak, dengan begitu tidak cukup ruang untuk gigi baru tumbuh. Penjepitan bisa terjadi ketika sebuah gigi bayi tanggal sebelum gigi yang baru tumbuh, yang membiarkan gigi yang tinggal untuk menyimpang ke ruang tersedia untuk gigi yang baru.

Meskipun begitu, kebanyakan gigi yang menjadi terjepit adalah gigi geraham bungsu karena mereka gigi tetap terakhir untuk muncul dan rahang tersebut kekurangan ruangan yang cukup untuk mengakomodasi mereka.

Gigi terjepit kemungkinan menjadi infeksi, dengan demikian mereka biasanya dicabut. Seringkali pengangkatan tersebut bisa dilakukan di ruang dokter gigi dengan orang tersebut tetap sadar, dengan menggunakan bius lokal atau dengan pemberian obat penenang untuk menenangkan orang tersebut. kadangkala operasi dilakukan di rumah sakit dengan orang tersebut tidak sadar, dengan menggunakan bius total.

Malocclusion

DEFINISI
Malocclusion adalah kelainan susunan bagian atas dan bawah rahang yang mencegah gigi bertemu dengan semestinya. Penyumbatan merujuk pada susunan pada gigi dan tempat dimana gigi atas dan bawah bertemu dengan sesuai. Idealnya, gigi bagian atas sedikit melebihi gigi bagian atas. Susunan yang semestinya pada gigi mencegah kekuatan yang tidak semestinya terdapat hanya pada beberapa gigi dan menjaga bibir, pipi, dan lidah terhindar dari permukaan tajam.

Jika gigi maloccluded (keluar dari susunan), ketegangan yang tidak semestinya yang terdapat pada beberapa gigi, yang bisa mematahkan bagian pada mahkota gigi atau melonggarkan gigi.


PENYEBAB
Penyebab umum pada malocclusion adalah ketidakseimbangan antara ukuran rahang dan ukuran gigi atau antara ukuran rahang bagian atas dan bawah. Perbedaan ini bisa dihasilkan pada gigi yang terlalu padat dan pada kelainan gigitan. Penyebab lain adalah hilangnya salah satu atau lebih gigi : ketika gigi hilang, gigi disekitarnya cenderung menyimpang ke dalam ruang tersedia yang baru, bergerak keluar barisan.

Penyebab yang tidak umum pada malocclusion termasuk kelainan baris pada rahang yang retak, penghisapan ibu jari lebih dari usia 4 tahun, tumor pada mulut atau rahang, dan mahkota gigi yang tidak pas, fillings, alat penahan, atau bingkai penunjang gigi. Malocclusion bisa memiliki komponen menurun.


GEJALA
Malocclusion biasanya tidak menyebabkan gejala pada awalnya. Segera, meskipun demikian, bisa mengakibatkan pengenduran atau patahan pada kelainan baris gigi pada ketegangan yang terdapat pada mereka. Malocclusion berat bisa juga menyebabkan kesulitan atau rasa tidak nyaman ketika menggigit atau mengunyah, sama seperti kesulitan berbicara. Malocclusion yang mencegah akses penuh untuk kesehatan mulut yang semestinya bisa meningkatkan resiko penyakit gusi dan rongga gigi.


DIAGNOSA
Malocclusion bisa didiagnosa oleh seorang dokter gigi selama pemeriksaan gigi.


PENGOBATAN
Malocclusion bisa diperbaiki dalam beberapa cara. Gigi bisa disusun ulang dengan menggunakan kekuatan ringan secara terus menerus melalui penggunaan alat gigi, seperti bingkai penyangga gigi (kawat dan pegas dibawa oleh pengurung yang disesuaikan dengan gigi dengan lem gigi) atau sebuah penyangga (bingkai penahan gigi yang bisa dipindahkan dipadukan dengan kawat dan piringan plastik yang diselipkan ke dalam atap mulut).

Untuk beberapa malocclusion minor, terapi gigi bisa dilakukan dengan alat yang hampir tidak bisa dilihat. Kadangkala, ketika alat gigi tunggal tidak cukup, operasi rahang kemungkinan diperlukan. Metode lain pada pengobatan malocclusion termasuk pilihan menggerinda pada beberapa gigi atau pembuatan gigi dengan menggunakan mahkota gigi atau perbaikan gigi lainnya.


PENCEGAHAN
Setelah hilang atau perpindahan pada gigi (misal, untuk membuat jalan untuk gigi permanen lain), pemindahan sisa gigi bisa dicegah dengan bingkai penahan gigi atau alat gigi lainnya. Ketika gigi disusun dengan semestinya dan bingkai penyangga gigi dipindah, orang tersebut biasanya perlu melanjutkan pemakaian penyangga di malam hari untuk 2 sampai 3 tahun untuk menjaga posisi gigi.