Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2011

The Benefit of Drinking Pure Passion Fruit Juice

* The juice of passion fruit contains phytochemicals which is considered to reduce or inhibit cancer cell growth.
* The phenolic acids and flavonoids present in the fruit are supposed to possess heart-protecting function.
* The phenolic profile of the fruit is known for its anti-microbial activity.
* Passion fruit is a good source of antioxidants, both water soluble and fat soluble ones.
* The fruit is quite high in carbohydrates and simple sugars, which improves athletic performance.
* It contains plant sterols, which help in lowering the levels of cholesterol.
* Passion fruit is a reservoir of Vitamin C, Vitamin A and Potassium.
* The pulps of the fruit are very vital sources of fiber.
* It is very good for attaining optimum health and to reduce weight.

Source: Q'TEB Marku Markisaki
Enhanced by Zemanta

Jumat, 12 Maret 2010

Artikel Kesehatan

  1. 5 Tanaman Paling Beracun
  2. 10 Cara "Memperkuat" Otak
  3. Alergi makanan, Tahanlah Keinginan
  4. Anak Autis Bisa Masuk Sekolah Umum, Asal...
  5. Anda Mendengkur? Waspadai Resiko Penyakit Jantung
  6. Bahaya Demam Dengue (DD) & Demam Berdarah Dengue (DBD)
  7. Bila Buah Hati tak Kunjung Datang
  8. Bunyi Dengkul untuk Mendeteksi Sakit Sendi
  9. Cara Pria Menghadapi Stres
  10. Depresi Pada Remaja
  11. Depresi Selama Kehamilan Dapat Mempengaruhi Bayi yang Dilahirkan
  12. Diet Berdasarkan Golongan Darah
  13. Endometriosis, Jangan sepelekan Nyeri Haid
  14. Gangguan Stres Paska Trauma pada Anak
  15. Gaya Hidup Yang Membahayakan Kesehatan Pria
  16. Gen Sperma Tidak Berubah Hingga 600 Juta Tahun
  17. Gigi Susu juga Perlu Dirawat
  18. Hidup Dengan Lupus
  19. Hormon Tubuh yang Bikin Orang Mendadak Kuat Seperti Samson
  20. Kenali Penyakit Paru-Paru
  21. Kenali Tanda dan Gejala Gizi Buruk
  22. Kopi Tribulus untuk Vitalitas dan Stamina
  23. Makanan Pembakar Lemak
  24. Membabat Kanker dengan Radioterapi
  25. Mengapa Anda bersin, batuk, cegukan, mendengkur, dan menguap?
  26. Mengenal Hernia
  27. Mengkudu, Si Buruk Rupa Kaya Manfaat
  28. Narkotika & Kehamilan
  29. Obat Herbal, Amankah ?
  30. Olahraga bagi Penderita Diabetes
  31. Orang Ginjal Kronik Bisa Puasa, Pasien Batu Ginjal Awal Jangan Dulu
  32. Penanganan Luka Bekas Jerawat
  33. Penyakit Tumor Keturunan yang Sulit Didiagnosis
  34. Peran Pengganti Susu Bagi Ibu Hamil
  35. Pergantian Tulang Pengaruhi Diabetes
  36. Perlukah Kepala Bayi Digunduli sampai Plontos
  37. Persalinan Water Birth
  38. Pola Makan Sehat dan Seimbang
  39. Pria Minum Susu ?
  40. Puasa, Sakit Bukan Alasan...
  41. Rambut Rontok Pada Wanita
  42. Rokok dan Tindik Puting Tingkatkan Risiko Abses Payudara
  43. Saat Haid Datang Tidak Teratur (Oligomenore)
  44. Sinusitis, Penyakit yang Menyerupai Gejala Flu
  45. Susu Keledai Penurun Kolesterol
  46. Terapi dan Diet Anak Penderita Autisme
  47. Vitamin Untuk Remaja, Apa Saja Ya ?
  48. Waspadai Cacingan Pada Anak

Rabu, 07 Januari 2009

Kandungan Yang Terdapat Dalam Buah Apel

Buah Apel
Apel merupakan buah yang mudah didapatkan karena banyak dijual di berbagai tempat penjualan buah. Berbagai jenis dan warna buah apel tersedia di mana-mana. Apel banyak disukai karena rasanya yang khas. Berdasarkan penelitian, dalam satu buah apel diyakini memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi tubuh.

Apel banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimia, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya. Zat inilah yang sangat dipelukan bagi tubuh kita untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit.

Berikut adalah kandungan yang terdapat pada buah apel dan manfaat dari buah apel :

1. Kaya vitamin

Buah apel kaya akan kandungan vitamin. Beberapa vitamin yang terdapat dalam buah apel misalnya vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, dan vitamin C.

2. Kaya mineral

Buah apel mengandung banyak mineral. Mineral dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc.

3. Fitokimia

Buah apel juga mengandung fitokimia, yaitu antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

4. Kaya Serat

Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat. Selain itu buah apel juga mengandung serat yang berguna untuk mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.

5. Tanin

Buah apel juga memiliki kandungan tanin, yaitu zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.

6. Baron

Di dalam buah apel terdapat baron yang berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita.

7. Flavoid

Salah satu kandungan buah apel yang baik untuk mencegah penyakit adalah flavoid, merupakan zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.

8. Asam D-glucaric

Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol.

9. Quercetin

Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit.

10. Asam tartar

Di dalam sebuah apel juga terdapat asam tartar yang dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.

Selasa, 02 Desember 2008

Cara Mencegah Penuaan Dini

Mencegah Penuaan Dini
Usia boleh bertambah, namun wajah harus tetap segar dan awet muda. Untuk mencegah datangnya kerutan sebelum saatnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan :

Stop rokok.
Kandungan nikotin di dalam rokok dapat mempercepat timbulnya kerutan-kerutan, terutama di ujung mata, dahi, dan bagian samping bibir. Selain itu kulit akan tampak kusam dan kasar.

Hindari sindroma yoyo.
Cegah kenaikan dan penurunan berat badan (sindroma yoyo) terlalu drastis, seperti diet yang terlalu ketat tanpa diikuti olahraga dan nutrisi yang cukup.

Gunakan krim malam.
Sebelum tidur, jangan lupa bersihkan sisa make up di seluruh wajah dan leher, lalu balurkan krim malam dan eye cream yang mengandung anti aging, untuk menyamarkan kerut di wajah, leher, dan area mata. Gunakan juga pelembab atau moisturizer mengandung anti aging di pagi hari.

Olahraga teratur.
Lakukan selama 1 jam setiap hari. Di saat berolahraga, pori-pori kulit akan mengeluarkan keringat. Artinya, kulit membersihkan dirinya secara alamiah sehingga peredaran darah akan lancar, serta meningkatkan metabolisme kulit. Pilih olahraga seperti yoga, pilates, atau berenang.

Hindari minuman berakohol.

Perbanyak minum air putih.
Sedikitnya, minumlah 8 gelas air putih setiap hari. Kurangnya cairan di dalam tubuh akan berefek langsung pada kulit, sehingga kulit akan terlihat bersisik, kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya.

Minuman vitamin.
Lengkapi asupan anda setiap hari dengan vitamin C dan E setiap hari, agar kulit tetap tampak cantik dan segar.

Konsumsi sayur dan buah segar.
Perbanyak makanan mengandung serat dan vitamin. Sayuran dan buah tak hanya membantu memperlancar proses metabolisme tubuh dan pencernaan, tetapi juga memberi tambahan nutrisi bagi kulit. Pilih buah berwarna seperti pepaya, tomat, jeruk, apel, dan makanan berbahan sayuran seperti salad, gado-gado, karedok, urap, lalapan. Dan jangan lupa minum susu 1 gelas setiap hari. Jika tergolong gemuk, pilih susu non fat.

Tidur cukup.
Idealnya, tidurlah di bawah jam 22.00 selama 8 jam sehari. Sebab proses perbaikan dan regenerasi kulit bekerja efektif pada jam 21.00 sampai jam 24.00.

Selasa, 21 Oktober 2008

Bahaya Vitamin Dosis Tinggi

Vitamin
Mengkonsumsi vitamin dan mineral dalam jumlah banyak dapat berakibat buruk bagi tubuh, Badan Pengawas Obat dan Makanan di Inggris, FSA, mengingatkan.

Sebagian makanan tambahan (suplemen) umumnya aman untuk dikonsumsi, kata FSA dalam pernyataannya.

Tetapi dalam himbauannya, lembaga itu mengatakan suplemen chromium picolinate dengan kadar tinggi dapat menyebabkan kanker dan meminum beberapa mineral serta vitamin lainnya yang digunakan dalam kurun waktu lama dapat berbahaya.

Tiga jenis suplemen seperti vitamin C, calcium dan zat besi dapat menimbulkan efek berbahaya bila dikonsumsi dalam dosis tinggi walaupun untuk jangka waktu pendek dan gejalanya dapat hilang apabila konsumsi tersebut segera dihentikan.

"Dalam banyak kasus kita dapat memperoleh zat makanan cukup hanya dari pola makan yang seimbang tetapi banyak orang yang memilih untuk mengkonsumsi suplemen."

"Mengkonsumsi suplemen dosis tinggi dalam kurun waktu cukup lama dapat berbahaya," kata Sir John Krebs, direktur FSA.

FSA mengatakan vitamin C ukuran 1.000 mg, calcium 1.500 mg dan 17 mg zat besi per hari adalah jumlah yang dapat menyebabkan gangguan perut atau diare pada sebagian orang walaupun gejala tersebut segera hilang begitu konsumsi dihentikan.

FSA juga menyarankan untuk mengkonsumsi vitamin B6 tidak melebihi 10 mg per hari kecuali diberikan resep dokter.

Beta-carotene anti-oxidant, yang ditemukan dalam buah-buahan maupun sayuran yang berwarna oranye atau kuning, akan dapat membuat efek yang berbahaya bagi kaum perokok apabila dikonsusmsi dalam jangka waktu yang lama.

Unsur mangan dapat berbahaya bagi manula setelah dikonsumsi selama periode tertentu, sementara asam nicotin, zinc dan phosphor dapat membahayakan kesehatan setelah dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Anjuran dan himbauan FSA itu dapat diperoleh di situs internet berdasarkan penelitian dan bukti hasil tes uji coba mengenai keamanan mengkonsumsi vitamin dan mineral dengan tujuan menolong konsumen agar dapat menjatuhkan pilihan yang tepat dan benar.

"Sebagai tambahan FSA saat ini masih mempertimbangkan tindakan yang akan diambil terhadap industri suplemen," kata Krebs lagi.

FSA meninjau kembali petunjuk konsumsi 34 vitamin dan mineral terutama menekankan masalah waktu yang tepat dan benar diperuntukkan bagi tubuh dalam kasus umum.

FSA juga akan berkonsultasi mengenai kemungkinan melarang industri obat memproduksi Chromium picolinate, yang selama ini diminum sebagian orang untuk menetralisir kadar gula dalam darah.

Rabu, 17 September 2008

Tanaman Obat : Belimbing Manis

Belimbing Manis
Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) atau dalam bahasa Inggris disebut starfruit (bila dipotong memiliki penampang yang berbentuk bintang) merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah tropis. Beberapa ahli biologi mengatakan bahwa Belimbing Manis merupakan tumbuhan asli Indonesia dan Malaysia.

Ciri buah Belimbing Manis berwarna kuning kehijauan ketika masih muda dan berwarna kuning kemerahan kalau sudah tua, berbiji kecil berwarna coklat, rasanya manis dengan sedikit asam dan banyak mengandung air.

Kandungan gizi yang terdapat dalam Belimbing Manis per 100 gram yaitu :


Energi35,00 Kalori
Protein0,50 gr
Lemak0,70 gr
Karbohodrat7,70 gr
Kalsium8,00 mg
Fosfor22,00 mg
Serat0,90 gr
Besi0,80 mg
Vitamin A18,00 RE
Vitamin B10,03 mg
Vitamin B20,02 mg
Vitamin C33,00 mg
Niacin0,40 gr


Manfaat

Dengan cara dimakan biasa atau dijadikan juice, Belimbing Manis memiliki banyak manfaat sebagai obat tradisional atau obat alternatif. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah Belimbing Manis bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi untuk memerangi radikal bebas dan mencegah penyebaran sel-sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah sariawan. Pektin yang terdapat dalam buah Belimbing Manis mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus, kemudian membantu pengeluarannya sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan melancarkan pencernaan. Sedangkan kandungan Kalium yang tinggi dan Natrium yang rendah sangat memungkinkan Belimbing Manis dijadikan sebagai obat anti hipertensi.

Selain buahnya yang memiliki banyak khasiat, pada bunga, daun, dan akarnya diyakini memiliki khasiat untuk obat anti malaria, maag, bisul, rematik dan lain-lain. Namun hingga saat ini penulis belum menemukan literature terpercaya yang bisa dijadikan acuan.

Bahaya

Selain memiliki banyak manfaat, pada beberapa kasus buah Belimbing Manis ternyata juga sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Karena kadar gula yang tinggi, buah ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Juga pada penderita penyakit ginjal, mengkonsumsi buah ini akan memperparah penyakitnya karena kandungan Asam Oxalat yang tinggi yang terdapat dalam buah ini.

Selain itu, Belimbing Manis mengandung racun yang mempengaruhi otak dan syaraf dimana pada penderita penyakit ginjal, racun tersebut tidak dapat disaring dan dibuang sehingga akan memperparah keadaan ginjalnya.