Selasa, 03 Februari 2009

Tips Aman dan Sehat Dalam Berkebun

Berkebun dapat menjadi salah satu cara yang terbaik untuk bersenang-senang di luar rumah, memperindah tempat, menanam buah-buahan dan sayuran. Tidak perduli apakah anda adalah seorang pemula atau seorang ahli dalam berkebun, kesehatan dan keselamatan serta keamanan dalam berkebun merupakan hal yang penting. Berdasarkan komisi keselamatan konsumen, pada tahun 2004 sekitar 67.000 orang diseluruh dunia masuk ke ruang gawat darurat dikarenakan luka-luka atau kecelakaan yang berhubungan dengan mendorong mesin pemotong rumput. Sekitar 14.600 orang menderita luka-luka atau kecelakaan yang berhubungan dengan mesin traktor kebun dan mengendarai mesin pemotong rumput.

Dibawah ini adalah beberapa tips untuk tetap aman dan sehat dalam berkebun sehingga anda dapat bersenang-senang dan menikmati keindahan dan kenikmatan berkebun.

Pakaian Pelindung

Mengenakan pakaian layaknya pakaian kuda untuk melindungi diri dari keadaan halaman rumput dan bahan-bahan kimia perkebunan, peralatan berbahaya, serangga atau hama lain dan dari matahari.
  1. Pakailah kacamata pengaman, sepatu yang kuat, celana panjang pada saat menggunakan mesin pemotong rumput dan mesin-mesin lainnya.
  2. Lindungi telinga atau pendengaran anda pada saat menggunakan alat-alat bermesin dari kebisingan.
  3. Gunakan sarung tangan untuk meminimalisir terjadinya iritasi kulit, terpotong dan kontak dengan kontaminan atau bahan-bahan pencemar tertentu.
  4. Lindungi diri anda dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh nyamuk atau kutu yang mungkin anda temui di kebun atau pada waktu berkebun. Gunakan penolak seranggga yang mengandung bahan kimia DEET. Gunakan penolak serangga permethrin pada pakaian anda sebagai penolak serangga, baju lengan panjang dan celana panjang yang menutupi kaos kaki anda. Anda juga dapat memakai sepatu bot karet tinggi karena biasanya kutu hidup dan berada di dalam tanah dimana kaki anda kontak dengan tanah.
  5. Kurangi resiko anda dari paparan sinar ultraviolet yang dapat membakar kulit dan menyebabkan kanker kulit. Pakailah baju lengan panjang, topi berpinggir lebar, hindari kontak langsung dengan matahari (cari tempat bernaung dari panas), gunakan sunscreen dengan spf (sun protectif faktor) 15 atau dengan spf diatas 15.
Utamakan keamanan dan keselamatan.
  1. Kurangi kebingungan, gunakan bahan-bahan kimia dan peralatan dengan benar, dan perhatian serta ketahui adanya bahaya untuk meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan atau luka serta masalah lainnya.
  2. Ikuti instruksi dan tanda bahaya pada bahan-bahan kimia, serta perlengkapan, mesin perkebunan lainnya (baca di labelnya).
  3. Pastikan peralatan yang anda gunakan bekerja dengan baik dan benar.
  4. Asah alat-alat yang anda gunakan dengan hati-hati.
  5. Hindarkan dan jaga bahan-bahan kimia berbahaya, peralatan dan perlengkapan lain dari jangkauan anak-anak.
Waspadai penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh cuaca panas.

Bahkan hanya dalam waktu yang singkat sekalipun dalam suhu tinggi dapat berakibat timbulnya masalah kesehatan yang berbahaya. Pantau selalu waktu dan aktifitas anda pada saat kontak dengan matahari atau cuaca panas untuk meminimalkan resiko terjadinya penyakit yang berhubungan dengan suhu atau cuaca panas seperti dehidrasi, kulit terbakar dan lain sebagainya.
  1. Minumlah cukup banyak cairan untuk mengganti cairan yang hilang karena aktifitas berkebun. Jangan menunggu sampai anda merasa haus.
  2. Hindari minum cairan beralkohol atau cairan dengan jumlah atau kandungan gula tinggi, khususnya pada saat kepanasan atau panas. Hal ini akan menyebabkan anda kehilangan lebih banyak cairan tubuh.
  3. Seringlah beristirahat. Cobalah untuk beristirahat di tempat yang teduh untuk bernaung sehingga penyeimbang panas dalam tubuh anda akan dapat kembali normal. Berhentilah bekerja jika anda mengalami sesak nafas atau rasa sakit pada otot.
  4. Beri perhatian khusus pada tanda-tanda penyakit yang berhubungan dengan cuaca panas, termasuk diantaranya suhu tubuh sangat tinggi, sakit kepala, denyut jantung cepat, kepeningan/kepusingan, mual-mual, bingung atau pingsan.
  5. Perhatikan orang-orang yang lebih beresiko tinggi terhadap penyakit yang berhubungan dengan panas, yaitu antara lain bayi dan anak-anak yang berumur 4 tahun, orang-orang dengan usia 65 tahun atau lebih, orang-orang dengan kelebihan berat badan/overweight, orang-orang yang memaksa dirinya bekerja secara berlebihan, dan orang-orang yang sakit secara fisik atau yang sedang mengkonsumsi obat-obat tertentu (misalnya obat depresi, insomnia atau obat untuk memperbaiki sirkulasi darah).
  6. Makan-makan sehat yang dapat membantu anda tetap berenergi dan memberikan anda cukup tenaga untuk aktifitas berkebun.
Ketahuilah seberapa besar kemampuan anda.

Bicarakan atau konsultasikan dengan para ahli atau pemberi jasa pelayanan kesehatan apabila anda mempunyai masalah atau gangguan fisik, mental atau masalah-masalah lingkungan yang mungkin mengganggu kemampuan anda bekerja di kebun dengan aman dan selamat.
  1. Jika anda penderita arthritis, gunakan alat yang mudah anda genggam dan yang cocok dengan kemampuan anda. Penelitian menunjukkan bahwa aktifitas fisik sedang atau bebrapa hari dalam seminggu dapat memberikan anda lebih banyak tenaga dan dapat membantu mengurangi rasa nyeri arthritis dan kekakuan sendi yang terjadi karena arthritis.
  2. Apabila anda mengkonsumsi obat yang mungkin membuat anda mengantuk atau mengganggu waktu untuk bereaksi dan menilai sesuatu, jangan menjalankan peralatan bermesin, menaiki tangga, atau melakukan aktifitas-aktifitas yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan atau bahaya.
  3. Dengarkan tubuh anda, pantau atau monitor tingkat kelelahan anda, detak jantung dan ketidaknyamanan fisik yang anda alami.
  4. Hubungi dokter jika anda mengalami tanda-tanda bahaya serangan jantung (berkeringat, nyeri dada dan lengan tangan dan atau kepala pening) serta terjadinya tanda-tanda penyakit yang berhubungan dengan panas.
Nikmatilah beberapa keuntungan aktiftas fisik yang anda lakukan dengan berkebun.

Berkebun adalah salah satu cara yang baik untuk beraktifitas fisik layaknya berolahraga. Orang-orang yang aktif lebih tidak mungkin untuk menjadi gemuk atau memiliki tekanan darah tinggi, mengalami diabetes tipe 2, osteoporosis, penyekit jantung koroner, stroke, depresi, kanker kolon, kematian dini ketimbang mereka yang tidak aktif.
  1. Setidaknya rata-rata tiap hari lakukan aktifitas sedang selama 30 menit, atau kalo bisa setiap hari. Anda dapat membakar 150 kalori melalui berkebun (berdiri) selama kurang lebih 30-45 menit. Anak-anak sebaiknya melakukannya selama 60 menit aktifitas fisik sedang.
  2. Apabila anda sudah tidak aktif, mulailah untuk kembali aktif hanya beberapa menit aktifitas fisik berkebun setiap harinya. Kemudian, secara bertahap tingkatkan intensitas dan waktunya secara perlahan.
  3. Ubah-ubahlah aktifitas berkebun yang anda lakukan atau buatlah lebih bervariasi sehingga tidak membosankan dan dapat menambah keuntungan-keuntungan dalam berkebun secara material maupun untuk kesehatan fisik.
Dapatkan imunisasi/Vaksinasi

Vaksinasi atau imunisasi dapat mencegah banyak jenis penyakit dan menyelamatkan jiwa seseorang. Pada orang dewasa sebaiknya mendapatkan vaksinasi tetanus setiap 10 tahun. Parasit tetanus hidup di dalam tanah dan masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang terbuka. Karena tukang kebun menggunakan peralatan tajam, menggali-gali tanah berdebu dan kotor dan memegang tananam dengan tangan, hal-hal tersebut adalah hal-hal yang dapat memudahkan terjadinya infeksi tetanus.
  1. Sebelum anda mulai berkebun, pada tahap ini pastikan vaksinasi tetanus/dipteri(diphtheria) anda up to date.
  2. Tanyakan dan mintalah pada penyedia layanan kesehatan, dokter apabila anda memerlukan vaksinasi jenis lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar