Rabu, 01 April 2009

Pentingnya Minum Susu

Susu
Meskipun memiliki banyak manfaat, banyak orang yang enggan minum susu. Hal ini terlihat dari minimnya konsumsi susu pada masyarakat Indonesia pertahunnya. Salah satu alasan yang sering dikemukan adalah mahalnya harga susu. Untuk harga susu, sebenarnya ada banyak susu yang harganya telah disesuaikan. Dan mengingat banyak nutrisi yang dikandungnya, maka yang diperlukan adalah menanamkan kesadaran akan manfaat susu agar masyarakat mau mengkonsumsinya dan tidak menganggapnya sebagai kebutuhan yang mahal.

Alasan lainnya tidak suka minum susu adalah karena minum susu bisa membuat mual atau sakit perut. Bila seseorang merasa sakit perut setelah minum susu, berarti orang tersebut menderita intoleransi laktosa. Penyebabnya adalah karena kurangnya produksi enzim laktase dalam tubuh. Laktase adalah enzim yang dihasilkan oleh usus kecil yang berfungsi untuk memecah laktosa yang terkandung dalam susu supaya dapat diserap oleh tubuh. Tetapi bagi penderita intoleransi laktosa, proses pemecahan laktosa tidak berlangsung sempurna sehingga laktosa yang tidak tercena akan masuk dalam usus besar dan dicerna oleh bakteri yang ada di dalamnya sehingga menyebabkan perut kembung, dan diare.

Sebagai solusi dari perasaan mual atau sakit perut akibat minum susu, susu dapat diganti dengan produk olahan susu yang lain, seperti keju, yoghurt, es krim, susu evaporasi atau susu kedelai yang tidak mengandung laktosa. Beberapa produsen susu juga telah membuat susu tanpa laktosa yang dapat dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa.

Dalam mengkonsumsi susu, sebaiknya tidak mengkonsumsi susu kental manis karena susu jenis ini kandungan nutrisinya lebih rendah. Selain itu juga banyak mengandung lemak dan gula yang kurang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi susu yang dianjurkan adalah 3 X 250 ml susu yang setara dengan 35 gram keju atau 200 gram yoghurt atau 200 gram es krim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar