Jumat, 09 Oktober 2009

Pilihan Operasi Bedah Untuk Membesarkan Penis

Pilihan cara bedah atau pembedahan merupakan tawaran untuk membesarkan penis secara permanen. Melalui pembedahan, penis dapat secara visual tampak membesar. Ahli bedah (surgeon) akan memotong ligament-ligament yang menahan penis pada posisi biasanya dan prosedur ini akan membiarkan turunnya penis. Lalu, alat beban atau peralatan peregangan digunakan dalam beberapa bulan sampai efek atau pengaruh permanen meningkatkan ukuran penis. Prosedur ini mungkin menghasilkan jaringan parut (tissue scar), ketika penis ereksi akan menunjuk kebawah, dan pangkal penis akan menjadi berbulu.

Teknik bedah lainnnya dikenal dengan dermal implant. Teknik ini dapat meningkatkan ukuran lingkar dan panjang penis dengan transplantasi sel-sel lemak yang diambil dari bagian tubuh lain untuk ditanam/transplantasi pada penis. Selama ukuran kepala penis tidak dapat bertambah, hasil dari prosedur ini dapat secara visual akan terlihat agak ganjil/aneh.

Terkadang penamanan dari pemindahan sel-sel lemak tidak merata atau timbul clumping atau penggumpalan yang tidak rata dan memberikan hasil yang tidak/kurang mulus/rata. Banyak para ahli urologi (ahli seluran perkemihan - urologist) tidak melakukan jenis pembedahan ini kecuali ada alasan-alasan medis-therapeutic.

Biaya operasi bedah pembesaran penis.
Biaya untuk jenis bedah seperti ini, menjadikan penis memanjang, besar, lebar berkisar antara 4000 dollar sampai 5000 dollar dan bisa mencapai 17000 dollar.

Komplikasi pasca operasi dan pembesaran penis.
Seperti halnya prosedur bedah yang lain, ada sejumlah potensi resiko yang bisa terjadi baik resiko psikologis maupun potensi resiko fisik.
  1. Hasil dari prosedur pembedahan guna pembesaran penis tidak memuaskan bagi semua orang. Hal seperti ini hanya sebagian karena harapan mereka prosedur seperti ini akan dapat mengobati penyakit mereka, menjawab pertanyaan tentang masalah mereka, dan harapan dan pertanyaan diatas seringkali tidak bisa terpenuhi.
  2. Kecemasan bisa merugikan kesenangan atau fantasi tentang penis yang lebih besar.
  3. Selama prosedur dan teknis operasi berjalan dapat terjadi kesalahan, sekalipun kecil, dan sangat jarang terjadi. Beberapa diantaranya:
  • Terjadi infeksi setelah operasi (Post operative infections).
  • Kerusakan jaringan dan syaraf-syaraf di sekitarnya.
  • Efek samping anesthesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar