Selasa, 24 November 2009

Tips Menjaga Kesehatan Ketika Dalam Perjalanan

Kesehatan Perjalanan
Entah itu untuk urusan pekerjaan atau hanya berlibur, kita pasti sering melakukan perjalanan jauh. Dan dalam perjalanan jauh tersebut, sangat memungkinkan tubuh kita mengalami penurunan tingkat kekebalan tubuh karena kondisi tubuh kita yang sedang tidak fit. Hal ini sangat menghawatirkan apalagi jika kita bepergian menggunakan alat transportasi umum karena kuman terdapat dimana-mana termasuk di udara bebas. Terlebih lagi, akhir-akhir ini ramai diberitakan wabah penyakit yang meresahkan masyarakat, seperti flu burung dan flu babi. Namun hal ini jangan membuat anda cemas atau bahkan mengganggu pekerjaan anda. Berikut ada beberapa tips menjaga kesehatan yang bisa anda lakukan ketika dalam perjalanan.

Makan sehat dan konsumsi vitamin secara teratur beberapa hari sebelum perjalanan jauh.

Kita semua tahu bahwa kita harus makan makanan yang sehat dan teratur, karena sistem kekebalan tubuh kita berasal dari makanan yang tepat. Jika anda bepergian menggunakan alat transportasi umum, sangat penting bagi anda untuk memperoleh cukup vitamin C dan D, yang akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda. Selain itu, bawang putih juga baik untuk ditambahkan ke dalam makanan anda.

Menjaga emosi positif (stabil)ketika dalam perjalanan.

Melalui penelitian di Carnegie Mellon University diketahui bahwa emosi positif bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika dalam perjalanan, kendalikan emosi anda jangan terlalu gembira juga jangan terlalu bersedih.

Segera cuci tangan setelah sampai tujuan.

Menurut Center for Disease Control (CDC), cuci tangan adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit menular, dan sabun anti-bakteri ternyata tidak lebih efektif membunuh kuman dibandingkan dengan sabun biasa. Ketika bepergian, tangan anda letakkan di saku untuk menghindari sentuhan dengan benda-benda lain selama perjalanan juga merupakan salah satu cara yang baik menghindari penyakit menular. Namun, jika kemudian tangan anda tanpa sengaja menyentuh benda lain yang anda curigai banyak terdapat kuman, sebaiknya jangan masukkan tangan anda ke dalam saku, karena justru akan menjadikan saku anda penuh dengan kuman. Efeknya anda akan menjadi lebih mudah terpapar kuman kemudian.

Kumur dengan larutan antiseptik sebelum dan sesudah bepergian.

Mulut merupakan tempat yang menyenangkan bagi kuman, jadi anda harus selalu perhatikan kebersihan daerah mulut anda termasuk gigi dan gusi.

Pastikan anda mendapatkan cukup tidur sebelum perjalanan jauh.

Pada tubuh yang kurang tidur, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga sangat mudah penyakit menular menyerang tubuh kita yang kelelahan akibat kurang tidur. Usahakan sebelum bepergian jauh anda memperoleh cukup tidur malam setidaknya antara 6 jam sampai 8 jam, karena hal ini bisa meningkatkan produksi melatonin yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Selain itu jika memungkinkan anda membawa selimut dan bantal sendiri jika anda berencana untuk beristirahat (tidur) di dalam kendaraan umum selama perjalanan. Hal ini untuk mengurangi resiko tertular penyakit akibat menggunakan peralatan tidur yang disediakan kendaraan umum seperti pada kereta api.

Duduk di kursi paling depan atau paling belakang.

Dalam kendaraan umum anda tidak akan pernah tahu siapa yang duduk di samping, depan, atau belakang anda dan riwayat penyakit apa yang dideritanya. Semakin banyak anda dikelilingi orang yang tidak anda kenal, semakin besar kemungkinan anda akan terserang penyakit menular. Untuk mengurangi tingkat resiko itu, memperhatikan tempat duduk anda merupakan cara yang tepat.

Pijat setelah perjalanan jauh.

Banyak peneliti yang mengatakan bahwa pijat dapat mengurangi kecemasan, tekanan darah, dan detak jantung. Ketika dalam perjalanan jauh, tubuh memproduksi banyak kortisol (karena stress), dimana kortisol tersebut memiliki efek yang buruk pada kesehatan yaitu menghancurkan sel-sel kekebalan tubuh. Dengan pijat, tingkat kortisol dalam darah bisa dikurangi. dan pijat akan jauh lebih efektif ketika si pemijat adalah orang yang anda cintai (suami/istri).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar