Senin, 04 Januari 2010

Gangguan Kepribadian Borderline

DEFINISI
Penderita dengan kepribadian ini, seringkali wanita, tidak stabil pada kesan dirinya, suasana hatinya, perilakunya atau hubungan interpersonalnya (yang seringkali heboh dan hebat). Kepribadian ini menjadi jelas terlihat pada usia dewasa muda, tetapi biasanya hilang seiring bertambah umur. Orang dengan kepribadian ini seringkali kehilangan perhatian yang cukup sewaktu masa kanak-kanak, sehingga mereka merasa kosong, marah, dan membutuhkan pengasuhan.

Ketika seorang dengan kepribadian ini merasa butuh perhatian, mereka tampak kesepian dan seperti terlantar, sering minta bantuan untuk depresinya, melecehkan, gangguan makan, dan habis dianiaya. Namun demikian, ketika mereka takut ditinggalkan oleh orang yang perhatian, suasana hatinya berubah secara dramatis.

Mereka seringkali menunjukkan marah yang tidak tepat dan hebat, diiringi dengan perubahan ekstrim dalam cara pandang mereka terhadap dunia, diri sendiri, dan orang lain berubah dari hitam menjadi putih, benci jadi cinta, atau berubah sikap jadi baik tetapi tidak pernah bersikap netral. Orang dengan kepribadian ini yang merasa ditinggalkan dan kesepian mungkin heran apakah mereka benar-benar ada (sehingga mereka merasa tidak nyata). Mereka dapat menjadi benar-benar impulsif, terlibat perzinahan secara sembarangan atau pelecehan diri.

Terkadang mereka begitu jauh dengan kenyataan dimana mereka memiliki episode singkat berpikir psikotik, paranoid dan halusinasi. Orang dengan kepribadian ini biasanya diketahui oleh dokter yang merawatnya pertama kali, lalu mereka cencerung mengunjungi dokter secara teratur sesuai dengan pengobatan yang direkomendasikan. Gangguan kepribadian ini juga merupakan gangguan kepribadian umum yang diobati oleh psikiater karena orang dengan gangguan ini mencari perawatan untuk dirinya.


DIAGNOSA
Dokter mendasarkan diagnosa suatu gangguan kepribadian pada penampilan orang dan terhadap pemikiran yang salah atau pola prilaku. Pola tersebut cenderung menjadi jelas karena penderita dengan keras kepala melawan untuk berubah walaupun tidak dapat beradaptasi karenanya.

Selain itu, dokter kemungkian besar memperhatikan ketidaktepatan penderita menjalankan mekanisme yang ada, sering disebut mekanisme pertahanan. Saat setiap orang bingung menggunakan mekanisme pertahanan penderita dengan gangguan kepribadian menggunakannya dengan cara lengkap atau belum lengkap.


PENGOBATAN
Meskipun perbedaan pengobatan berdasarkan jenis gangguan kepribadian, beberapa prinsip umum dapat digunakan untuk semuanya. Karena hampir semua orang dengan gangguan kepribadian tidak melihat perlunya terapi, motivasi seringkali datangnya dari orang lain.

Namun demikian, penderita dapat merespon mendukung tetapi penuh dengan konfrontasi terhadap akibat dari pemikiran dan pola prilaku mereka yang tidak tepat. Hal ini biasanya efektif bila datangnya dari teman sebaya atau psikoterapis.

Terapis berulang-ulang menunjukkan konsekwensi yang tidak diinginkan karena pola pikir dan prilaku penderita, kadang-kadang membuat batas tingkah laku, dan berulang-ulang mengkonfrontasi penderita dengan kenyataan yang ada.

Keterlibatan keluarga penderita sangat membantu dan sering penting, dorongan dari keompok dapat efektif juga. Pengobatan kelompok dan keluarga, kelompok tinggal dalam area yang dibuat, dan partisipasi dalam kelompok sosial terapetik atau dalam kelompok itu sendiri dapat menjadi hal yang berharga dalam pengobatan. Orang dengan gangguan kepribadian terkadang mengalami kecemasan dan depresi, sehingga mereka berharap dapat disembuhkan dengan obat.

Namun demikian, kecemasan dan depresi karena gangguan kepribadian jarang disebutkan secara memuaskan oleh obat, dan gejala tersebut tampak pada orang yang menjalankan beberapa pemeriksaan kesehatan. Lagi pula, terapi obat seringkali tercampur aduk dengan penyalahgunaan obat atau percobaan bunuh diri.

Jika orang memiliki gangguan kepribadian lainnya, seperti depresi mayor, fobia, atau gangguan panik, penggunaan obat adalah tepat, meskipun mereka kemungkinan besar akan memberikan kesembuhan yang terbatas. Perubahan kepribadian memakan waktu yang lama. Tidak ada pengobatan yang singkat dapat berhasil menyembuhkan gangguan kepribadian, tetapi perubahan tertentu mungkin terjadi lebih cepat dibanding yang lain.

Ceroboh, isolasi sosial, kurang tegas atau kemarahan yang meledak dapat merespon pada terapi modifikasi prilaku. Namun demikian, psikoterapi jangka panjang (terapi wicara), dimaksudkan untuk membantu penderita mengerti penyebab kecemasan dan mengenal prilakunya yang tidak pantas, sebagai landasan untuk pengobatan lainnya.

Terkadang gangguan kepribadian, seperti narsis atau obsesif kompulsif dapat diobati dengan baik dengan psikoanalisi. Yang lain seperti jenis antisosial atau paranod jarang cocok untuk segala terapi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar