Minggu, 28 Februari 2010

Pencegahan Kanker

DEFINISI
Mengurangi resiko pada kanker tertentu mungkin bisa melalui perubahan makanan dan gaya hidup. Bagaimana resiko bisa dikurangi tergantung pada spesifikasi kanker. Tembakau yang digunakan secara langsung dihubungkan dengan sepertiga pada semua kanker. Tidak merokok dan menghindari kontak dengan asap tembakau bisa sangat mengurangi resiko pada kanker paru-paru, kanker ginjal, kanker saluran kemih, dan kanker kepala dan leher. Menghindari penggunaan tembakau tanpa asap (menghirup, mengunyah) mengurangi resiko pada kanker mulut dan lidah.

Pencegahan Kanker
Berdasarkan yayasan kanker amerika, resiko yang terjadi pada kanker tertentu kemungkinan dikurangi dengan melakukan perubahan gaya hidup.
  • Cara yang diketahui mengurangi resiko pada kanker :
    • Menghindari merokok atau terkena asap tembakau.
    • Menghindari occupational carcinogen (misalnya, asbestos).
    • Menghindari terkena sinar matahari yang lama tanpa perlindungan tabir surya.
    • Menghindari asupan alkohol yang berlebihan.
    • Menghindari penggunaan terapi hormon (misalnya, estrogen dan progesterone).
  • Cara yang bisa mengurangi resiko pada kanker :
    • Membatasi asupan makanan berlemak tinggi, terutama sekali dari bahan-bahan hewani (misalnya, daging berlemak tinggi, produk yang berasal dari lemak susu).
    • Meningkatkan asupan buah-buahan dan sayur-sayuran.
    • Menjadi aktif secara fisik.
    • Menjaga berat badan di bawah tingkat obesitas.
Merubah gaya hidup lain mengurangi resiko pada beberapa jenis kanker. Mengurangi asupan alkohol bisa mengurangi resiko pada kanker kepala dan leher, kanker hati, dan kanker kerongkongan. Mengurangi asupan lemak pada makanan nampak mengurangi resiko pada kanker payudara dan kanker usus. Menghindari terkena sinar matahari (khususnya selama siang hari) bisa mengurangi resiko pada kanker kulit. Melindungi kulit yang terkena dan menggunakan lotion pelindung sinar matahari dengan faktor perlindungan matahari tinggi (SPF) melawan sinar ultraviolet juga membantu resiko pada kanker kulit. Menggunakan aspirin dan obat-obatan anti-peradangan nonsteroidal (NSAIDs) mengurangi resiko kanker colorectal. Tes Papanicolaou (Pap) bisa membantu mencegah kanker servik dengan mendeteksi perubahan pra kanker pada sel servik.

Vaksinasi bisa mencegah jenis kanker tertentu yang disebabkan oleh virus. Kanker servik disebabkan oleh infeksi dengan strain tertentu pada human papillomavirus (HPV)yang ditularkan melalui hubungan seksual. Vaksinasi melawan HPV sebelum hubungan seksual apapun bisa sangat mencegah kanker servik. Infeksi HPV bisa juga meningkatkan resiko pada kanker anal dan beberapa bentuk pada kanker kepala dan leher, vaksinasi melawan virus hepatitis B bisa membantu mencegah kanker jenis ini.

Deteksi dini pada pertumbuhan kanker atau pra kanker bisa menyelamatkan nyawa. Untuk wanita berusia 40 tahun atau lebih, melakukan mammogram tahunan bisa membantu mendeteksi kanker payudara ketika mereka masih dapat diobati. Untuk orang yang berusia 50 tahun atau lebih, menjalani colonoscopy (inspeksi pada usus besar melalui pipa elastis untuk melihat) setiap beberapa tahun bisa mendeteksi polip dan kanker awal pada usus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar