Jumat, 13 Februari 2009

Pencegahan Stoke

Semua orang dapat melakukan langkah-langkah dalam menurunkan atau meminimalisir resiko terserang stroke, baik itu apakah mereka sudah pernah mengalami stroke atau belum. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan resiko terserang stroke antara lain langkah-langkah pencegahan dan pengendalian tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

Pencegahan dan pengendalian tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi dapat dengan mudah di periksa. Tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan perubahan-perubahan gaya hidup dan apabila perlu melalui pengobatan medis. Anda dapat bekerjasama dengan dokter untuk mengobati hipertensi dan menurunkannya.Perubahan-perubahan gaya hidup seperti diet sehat, aktifitas fisik olahraga teratur, tidak merokok, menjaga berat badan sehat juga dapat membantu anda menjaga tingkat tekanan darah yang normal. Semua orang dewasa sebaiknya selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur.

Cegah dan kontrol diabetes.

Orang-orang dengan diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami stroke, tapi mereka juga dapat berbuat sesuatu untuk mengurangi resiko tersebut. Study dan penelitian terbaru menyarankan kepada semua orang untuk melakukan langkah-langkah untuk mengurangi resiko diabetes. Saran-saran tersebut diantaranya menurunkan berat badan dan aktifitas fisik olahraga teratur.

Katakan tidak untuk tembakau.

Merokok dapat mempengaruhi beberapa hal yang berkaitan dengan resiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke. Tidak merokok merupakan salah satu hal terbaik yang dapat anda lakukan untuk menurunkan resiko terserang stroke. Berhenti merokok dapat juga membantu untuk menurunkan resiko seseorang terserang stroke. Resiko terserang stroke menurun dalam beberapa tahun setelah berhenti merokok. Dokter juga dapat menyarankan beberapa program yang dapat membantu usaha anda untuk berhenti merokok.

Obati jika terjadi Fibrilasi atrium.

Fibrilasi atrium adalah suatu denyutan atau irama jantung yang tidak teratur. Fibrilasi atrium dapat menyebabkan penggumpalan atau pembekuan yang dapat menjadi penyebab timbulnya stroke. Dokter dapat membantu anda dimana dia bisa memberikan resep obat untuk mengurangi potensi timbulnya penggumpalan.

Cegah dan kendalikan tingginya kadar kolesterol dalam darah.

Tingginya kadar atau tingkat kolesterol dalam darah merupakan faktor resiko utama terjadinya penyakit jantung, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke. Pencegahan dan pengobatan kolesterol tinggi antara lain dengan diet makan rendah lemak jenuh dan kolesterol dan diet tinggi serat, pertahankan berat badan normal/sehat, dan lakukan latihan atau aktifitas fisik olahraga secara teratur.

Riwayat lipoprotein bisa dilakukan untuk mengukur beberapa jenis kolesterol seperti halnya trigliserida (salah satu jenis lemak dalam darah). Semua orang dewasa sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah sekali dalam setiap 5 tahun, dan lebih sering melakukan cek kolesterol apabila dalam pemeriksaan ditemukan kadar kolesterol tinggi. Apabila kolesterol anda tinggi, dokter akan memberikan resep obat untuk membantu menurunkannya.

Batasi konsumsi alkohol.

Penggunaan alkohol secara berlebihan (alkoholisme) dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi. Orang-orang yang minum alkohol sebaiknya secukupnya saja atau dibatasi atau menghentikannya.

Jaga berat badan yang sehat.

Satus berat badan yang sehat pada orang dewasa biasanya dinilai dengan menggunakan berat badan dan tinggi badan untuk menghitung angka yang disebut dengan "body mass index"(BMI). BMI digunakan untuk mengukur berat badan sehat seseorang dikarenakan BMI berhubungan dengan jumlah lemak tubuh untuk kebanyakan orang. Pada orang dewasa yang mempunyai BMI 30 atau lebih tinggi dianggap sebagai gemuk/gendut. Dikatakan kelebihan berat badan atau overweight apabila BMI dalam pengukuran menunjukkan hasil antara 25 dan 29.9. Berat badan normal apabila BMI berkisar antara 18 sampai 24.9. Diet yang sesuai kebutuhan dan aktifitas fisik olahraga yang teratur dapat membantu menjaga berat badan sehat.

Aktifitas fisik olahraga teratur.

Ahli bedah umum menyarankan bagi orang dewasa sebaiknya ikut serta dalam aktifitas fisik atau olahraga tingkat sedang sekurang-kurangnya 30 menit pada hari-hari biasa.

Diet dan Nutrisi.

Bersama dengan berat badan yang sehat dan aktifitas fisik olahraga secara teratur, diet sehat secara umum dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi. Diet dan nutrisi sehat diantaranya; makan cukup banyak buah segar dan sayuran, menurunkan atau mengurangi garam atau sodium dan makan makanan rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk menurunkan resiko terjadinya hipertensi dan penyakit jantung yang dapat menjadi pemicu timbulnya stroke.

Faktor resiko genetik atau keturunan.

Stroke dapat disebabkan karena faktor keturunan dalam sebuah keluarga. Gen memainkan sebuah peranan pada faktor-faktor resiko penyebab stroke seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan kondisi atau penyakit pembuluh darah. Hal itu juga mungkin bahwa peningkatan resiko stroke dalam sebuah keluarga berhubungan dengan faktor-faktor seperti gaya hidup yang tetap dan tidak berubah atau kebiasaan makan yang buruk dan terus menerus dalam sebuah keluarga, bukannya faktor keturunan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar