Senin, 22 Juni 2009

Bagaimana Menjadi Seorang Consumer Fitness Yang Cerdik

Sebagai Consumer Fitness, sebelum anda memutuskan menginvest seperangkat peralatan fitness atau olahraga dalam bentuk apapun, ingatlah bahwa semua yang benar-benar anda butuhkan guna memulai aktifitas fitness/olahraga adalah sepasang sepatu jalan yang nyaman dan ketekunan serta tekad berolahraga. Apabila anda memutuskan membeli peralatan olahraga, pertimbangkan terlebih dulu tujuan-tujuan anda berolahraga. Beberpa pertimbangan lainnya antara lain budget anda dan ruangan yang tersedia untuk penggunaan peralatan dan penyimpanannya. Pada saat anda berpikir bahwa anda siap untuk membelinya, ikuti beberapa pedoman berikut ini:
  1. Pertahankan dalam pikiran anda apa yang anda sukai untuk anda kerjakan. Jika anda tidak suka naik tangga, sebuah alat yang disebut stair-stepper (pelangkah tangga) tidak akan merubah kebiasaan anda. Alat seperti treadmill bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
  2. Dikarenakan banyak jenis peralatan yang perlu cukup besar pengeluaran uang, maka pilihlah salah satu peralatan olahraga yang menawarkan hampir semua olahraga bisa anda lakukan dengan satu alat tersebut. Apabila anda memilih menyiapkan sebuah gymnasium atau ruang olahraga di rumah, strateginya adalah mencurahkan sebagain besar budget anda pada satu mesin cardiovaskuler (untuk olahraga jatung dan pembuluh darah) dengan kualitas yang baik. Lengkapilah dengan sebuah alat untuk melatih kekuatan yang tentunya tidak terlalu mahal, seperti dumbbell dan lain sejenisnya.
  3. Ukurlah ruang tempat dimana anda berencana memasang mesin atau peralatan yang anda beli dan bawalah dimensi ukuran alat atau mesin tersebut bersama anda ketika anda membeli, misalnya tingginya, lebarnya dan lain sebagainya.
  4. Ambil faham skepticisme tentang claim performa/penampilan peralatan tersebut bersama anda ketika anda mempertimbangkan dan memikirkan peralatan olahraga. Misalnya, kebanyakan perangkat peralatan aerobik akan membakar 400-600 kalori per jamnya, tidak lebih dari 1300 kalori, itulah beberapa claim dari pabrikan. Dan tidak anda device/perangkat keras yang kinerjanya berhasil mutlak sempurna hanya dalam 3 menit per hari.
  5. Pertahankan dalam benak dan pikiran anda bahwa ada kemungkinan membakar lemak hanya dari satu bagian dari tubuh anda. Jangan terombang-ambing dengan emphatic testimonial (surat keterangan atau tanda pujian tegas) atau dramatis tentang gambaran sebelum dan sesudah.
  6. Lakukan test uji coba (test drive) sebelum membeli sebuah produk peralatan. Hal ini berarti anda benar-benar menghabiskan waktu dengan berolahraga menggunakan mesin atau alat yang akan anda beli guna penyesuaian sepatu dan pakaian olahraga yang tepat. Jangan mengambil keputusan yang berdasar pada beberapa detik/menit menggunakan alat yang akan anda beli sementara anda masih dengan pakaian street. Perhatikan juga reputasi dealer, dealer akan sering menawarkan kepada anda untuk mencoba mesin atau peralatan selama 30 hari dan alat/mesin tersebut bisa dikembalikan dengan uang kembali kepada anda sepenuhnya apabila anda tidak puas degnan mesin atau peralatan tersebut (100 % guarranteed, money back).
  7. Cari peralatan yang “bertubuh tegap”. Kerangka yang kokoh, bagian-bagian alat berjalan dengan lancar, “berdaya kuda” cukup (jika bermesin motor- motorized), dan perasaan nyaman adalah semua element kunci. Tanyakan dan mintalah kepada dealer tentang garansi, kebijakan pengembalian, catatan perbaikan dan biaya servisnya.
  8. Pastikan anda memahami dan mengerti biaya penuh dari peralatan tersebut. Baca baik-baik print out document dari peralatan seperti pengiriman, penanganan barang, sales tax (pajak penjualan) dan setingan biaya apakah sudah termasuk didalamnya.
  9. Cari features/fitur/keistimewaan/ciri-ciri/kebisaan dan fungsi yang dimiliki suatu peralatan yang benar-benar akan anda gunakan. Sebagai contoh, jika mengetahui seberapa banyak kalori yang anda bakar akan bertindak sebagai motivator atau jika fitur dan keunggulan seperti rak untuk membaca, tempat botol air, atau tempat duduk dan penyeimbang tegangan akan membuat olahraga anda lebih menarik dan menyebangkan.
  10. Pelajari cara menggunakan mesin dan peralatan dengan layak dan benar dari mesin atau peralatan tangga sampai bola-bola keseimbangan (satability balls). Peralatan olahraga bisa berbahaya apabila digunakan dengan cara yang tidak benar. Tidak ada salahnya apabila anda berkonsultasi dengan seorang consultant fitness yang professional guna mempelajari bagaimana menggunakan peralatan-peralatan baru yang anda beli. Banyak delaer-delaer atau penyalur peralatan olahraga yang menawarkan sesi latihan gratis pada saat anda membeli peralatan-peralatan dalam satuan besar.
  11. Berhati-hatilah ketika membeli peralatan yang bekas pakai (secondhand). Memang betul peralatan yang bekas harganya lebih murah, tapi sepertinya tidak memasukkan garansi, dan biasanya anda tida dapat mengembalikan peralatan yang anda beli (kecuali dengan perjanjian). Apabila anda membeli dari sautu tempat olahraga/fitness/gymnasium, peralatannya sepertinya lebih kuat. Akan tetapi, juga kemungkinannya sudah mengalami penggunaan berat dan sering digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar