Minggu, 21 Juni 2009

Empat Langkah dan Tips Memilih Aktifitas Olahraga Yang Aman dan Sehat. Apa Yang Perlu Anda Lakukan?

Sebelum memulai program olahraga baru dalam bentuk dan jenis apapun, pastikan terlebih dahulu berkonsultasi dengan doker. Berkonsultasilah seputar jenis aktifitas-aktifitas yang anda minati dan tertarik dengan jenis olahraga tersebut dan pastikan dokter memberikan jawaban “ya” atau “ok” untuk anda lakukan selanjutnya. Anda mungkin bisa menanyakan kepada dokter anda beberapa pertanyaan berikut ini:

  1. Apakah aktifitas olahraga ini aman bagi saya?
  2. Apa jenis olahraga yang paling baik bagi saya (dengan kondisi kesehatan anda)?
  3. Apakah ada tipe dan jenis olahraga yang sebaiknya saya hindari?
  4. Apakah ada obat-obat yang saya konsumsi menjadi berbahaya bagi saya untuk melakukan olaharaga daya tahan?
Mulailah secara perlahan dengan perlahan, khsusnya apabila anda belum atau tidak pernah berolahraga dalam waktu yang lama sebelumnya. Karena melakukannya secara berlebihan, dan terlalu cepat dapat mengarah terjadinya cedera.

Minum cukup banyak cairan pada saat anda berolahraga. Karena anda dapat dengan mudah mengalami dehidrasi (kurang cairan) ketika mengeluarkan banyak keringat pada saat berolahraga.

Perhatikan juga tubuh anda pada saat berolahraga. Olahraga sebaiknya tidak menyakitkan atau membuat perasaan anda menjadi benar-benar kelelahan. Anda mungkin merasakan rasa nyeri, sakit atau kesakitan, sedikit ketidaknyamanan, atau agak lelah, tapi sebaiknya anda tidak merasakan rasa sakit, nyeri atau kesakitan berhubungan dengan olahraga yang anda lakukan. Jika anda merasakan hal tersebut, hentikan olahraga anda dan berkonsultasi dengan dokter.

Anda juga sebaiknya menghubungi dokter jika mengalami gejala-gejala dibawah ini pada saat berolahraga, hentikan sesegera mungkin dan cari bantuan kesehatan:
  1. Sesak nafas.
  2. Nyeri dada.
  3. Merasa pusing (kepusingan/dizzy) atau ingin pingsan.
  4. Perasaan seperti jantung anda sedang balapan, berlarian atau berdebar berlebihan.
  5. Mati rasa atau numbness atau perasaan geli (tingling) pada lengan tangan dan kaki.
Apa yang perlu anda lakukan?

Cara memulai terbaik adalah dengan berpikir sebuah aktifitas yang mmbuat anda enjoy. Dengan begitu anda akan tetap senang dan lengket dengan program olahraga tersebut jika program olahraga tersebut adalah sesuatu yang anda gemari dan senang melakukannya. Goal yang anda tentukan sebaiknya berolahraga sedikitnya 30 menit setiap hari ( pada kebanyakan hari-hari dalam satu minggu: 4-6 kali olahraga dalam satu minggu). Apabila anda tidak dapat melakukan olahraga selama 30 menit dalam satu kali sesi olahraga, pisahkan olahraga yang anda lakukan dalam 10 menit sesi latihan yang anda lakukan dalam 3 kali dalam satu hari.

Ada banyak tipe dan jenis olahraga yang berbeda yang bisa anda pilih. Ikuti 4 langkah-langkah berikut ini ketika memilih suatu aktifitas olahraga:

Langkah ke-satu

Pilihlah aktifitas yang membuat anda bernafas sedikit lebih keras. Inilah yang disebut dengan olahraga daya tahan. Hal ini akan membantu membentuk stamina anda dan memberikan anda tenaga untuk melakukan hal-hal yang ingin anda lakukan. Bagaimana anda mengetahui jika anda berolahraga cukup keras? Jika anda dapat berbicara tanpa mengalami masalah sementara anda sedang melakukan aktifitas olahraga, olahraga yang anda lakukan mungkin terlalu mudah; jika anda tidak dapat berbicara sama sekali pada saat berolahraga, maka anda berolahraga terlalu keras. Beberapa sample baik adalah jalan kaki, jogging, tennis dan naik sepeda.

Langkah ke-dua

Lakukan latihan kekuatan/beban. Orang-orang mengalami kehilangan 20-40 persen otot mereka dan bersamaan dengan kekuatannya seiring penuaan yang terjadi pada tubuh. Para ilmuan menemukan bahwa alasan utama orang-orang kehilangan otot adalah dikarenakan mereka berhenti melakukan aktifitas harian yang menggunakan kekuatan otot.

Latihan olahraga kekuatan dapat juga menjaga kekuatan tulang dan bisa membantu anda menghindari patah tulang (fracture) yang berkaitan dengan tulang yang mudah pecah/retak. Anda bisa memasukkan olahraga kekuatan ke dalam aktifitas-aktifitas harian anda.

Sebagai contoh, berjalan dengan cepat atau berjalan menaiki tangga atau bukit jika memungkinkan. Jika anda bisa pilihlah tangga manual daripada naik lift atau escalator. Gunakan tangan anda sebagai ganti alat atau mesin (power tools) untuk mengangkat beban. Meraih, mengumpulkan dedauan. Sekali-kali, berjalanlah dengan cara “heel-to-toe” (Jari-jari kaki di belakang sebaiknya hampir menyentuh tumit kaki di depan ketika anda berjalan).

Langkah ke-empat

Jangan lupa peregangan/stretching! Stretching tidak akan membentuk otot atau kekuatan anda, tapi bisa membantu menjaga agar tetap lentur dan flexible. Meskipun anda tidak dapat menghentikan proses penuaan sepenuhnya, anda dapat melakukan langkah-langkah di atas untuk menjaga diri anda sesehat mungkin ketika anda tua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar