Jumat, 11 September 2009

Berhadapan dengan Perasaan Marah (Angry).

Marah bisa menyebabkan masalah atau gangguan kesehatan fisik yang serius seperti penyakit jantung. Marah juga bisa membuat anda bertindak dengan cara-cara yang menyebabkan anda kehilangan pekerjaan, teman atau putusnya hubungan perkawinan anda. Anda bisa menghadapi kemarahan anda ketika rasa marah terjadi dan anda bisa merubah pendekatan anda untuk hidup.

Perasaan marah adalah suatu reaksi normal untuk beberapa situasi-situasi yang tidak bisa anda kendalikan (di luar kontrol). Terkadang, marah merupakan suatu indikasi dari stress yang berlebihan. Sulit untuk mengetahui apakah anda sebaiknya membiarkan kemarahan atau kemarahan perlu perhatian lebih untuk dihilangkan.

Marah adalah suatu masalah yang serius yang memerlukan perhatian khusus jika:
  1. Secara konstan ada dalam pikiran anda selama berminggu-minggu pada suatu waktu dan hal ini membuat anda tidak mungkin merasa enak dan enjoy dalam hidup anda.
  2. Disebabkan oleh sesuatu hal yang terjadi pada masa yang lalu.
  3. Menyebabkan anda melakukan hal-hal dengki, irihati, dendam.
  4. Membuat anda bertingkah laku dan bertindak kasar terhadap orang lain atau diri anda sendiri.
  5. Mengganggu atau bertentangan dengan kesanggupan anda melakukan perkerjaan.
  6. Merusak hubungan anda dengan pasangan anda, keluarga atau teman-teman anda.
Solusi jangka pendek menghadapi rasa marah:
  • Mengakui bahwa anda sedang marah. Dengan menyangkal perasaan-perasaan marah, perasaan-perasaan itu tidak akan hilang, malahan rasa marah tersebut akan tetap muncul kembali dengan cara-cara yang tidak sesuai atau tepat.
  • Cobalah untuk tidak bertingkah laku dan bertindak berlebihan. Pikirkan tentang apakah situasi itu benar-benar seburuk kelihatannya. Bagaimana perasaan anda jika anda melihat seseorang bereaksi seperti yang anda alami pada situasi seperti ini.
  • Paksa perhatian anda pada pemikiran yang lebih menyenangkan, sebagai contoh liburan yang menyenangkan, daripada lalu lintas yang padat penuh polusi atau apapun yang membuat anda marah.
  • Identifikasi dan kenali sumber penyebab kemarahan anda. Apakah kemarahan anda bersumber dari tindakan atau kata-kata orang lain yang menyakiti anda? Jika benar demikian, cobalah untuk menghadapinya dengan orang tersebut dengan damai, cara yang produktif agar sampai pada mereka untuk bisa memahami mengapa anda marah.
  • Dengarkan dengan penuh perhatian dan hati-hati, tanpa menyela orang lain, dengan demikian anda dapat memahami apa yang orang lain coba jelaskan kepada anda.
Solusi jangka panjang menghadapi rasa marah.
  • Cari tahu dan temukan dari pengalaman orang lain yang pernah mengalami hal yang sama, bagaimana mereka menghadapi hal-hal diluar kontrol diri mereka seperti kehilangan pekerjaan dan lain sebagainya.
  • Hindari menyalahkan diri anda sendiri sekalipun anda sendiri yang menjadi penyebab kemalangan anda sendiri karena sebuah kesalahan. Cobalah belajar dari kesalahan anda sehingga anda tidak berbuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.
  • Kurangi ketegangan dengan meluangkan waktu untuk aktifitas fisik-berolahraga. Marah adalah jalan keluar atau saluran fisik dari semua energi yang dikeluarkan sebagai hasil dari reaksi stress. Oleh sebab itu temukan cara yang lebih produktif untuk mengeluarkan energi/tenaga tersebut.
  • Kurangi tingkat stress anda. Gunakan teknik-teknik manajemen stress dan cobalah meluangkan waktu untuk hal-hal yang lebih membuat anda enjoy dan senang.
  • Belajar bermeditasi. Ini bukanlah semistik (gaib) yang anda pikirkan. Apabila anda belajar mengontrol pemikiran anda ketika anda tidak marah hal ini akan membantu anda mempertahankan dan menjaga kontrol ketika anda marah.
  • Tertawakan diri anda sendiri. Apabila anda dapat melihat sisi lucu atau funny dari sebuah situasi sulit anda dapat tertawa itu lebih baik daripada menyerang/memukul.
  • Belajar percaya kepada kemampuan orang lain dan rasa hormat (respect) bahwa kita semua mempunyai kualitas dan kemampuan yang berbeda-beda. Sebagian dari kemarahan anda mungkin datang dari kurangnya keyakinan atau kepercayaan akan kemampuan orang lain.
  • Bicaralah dengan seseorang yang anda percaya, anggota keluarga dekat, teman atau seorang ahli spiritual yang bisa membantu anda melihat hal-hal dengan perspektif yang berbeda.
  • Dapatkan bantuan dari ahlinya. Apabila masalah-masalah anda sangat serius mungkin anda memerlukan bantuan dari seorang konsultan kesehatan mental professional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar