Kamis, 14 Januari 2010

Gangguan Orgasme

DEFINISI
Gangguan orgasme adalah lambatnya atau tidak tercapainya klimaks seks (orgasme) walaupun rangsangan seksual cukup lama dan kuat. Jumlah dan jenis rangsangan yang dibutuhkan untuk orgasme sangat bervariasi dari perempuan ke perempuan. Kebanyakan para wanita bisa mencapai orgasme pada saat klitoris terangsang, namun hanya sekitar separuh dari wanita secara teratur mencapai orgasme selama hubungan seksual. Sekitar 1 dari 10 wanita tidak pernah mencapai orgasme.

Gangguan orgasme terjadi ketika masalah dengan orgasme sering dan terus menerus, mengganggu fungsi seksual dan menyebabkan stress.


PENYEBAB
Umumnya, para wanita yang sudah belajar bagaimana mencapai orgasme tidak kehilangan kemampuan kecuali komunikasi seksual yang kurang, masalah dalam hubungan, pengalaman yang membuat trauma, atau gangguan fisik atau psikologi yang menghalangi. Fisik dan psikologi menyebabkan gangguan hasrat seksual yang sama. Depresi adalah penyebab umum.

Gangguan orgasme bisa terjadi karena permainan cinta yang secara konsisten berakhir sebelum si wanita mencapai orgasme. Wanita bisa tidak mencapai orgasme karena pemanasan yang tidak cukup, karena baik si wanita maupun pasangannya tidak memahami bagaimana fungsi alat kelamin, atau karena ejakulasi dini. Beberapa permainan cinta menimbulkan frustasi dan bisa menghasilkan kemarahan dan kadangkala rasa sebal untuk untuk melakukan seks apapun.

Beberapa wanita yang tidak bisa mencapai orgasme karena mereka takut “dibiarkan pergi” khususnya selama hubungan seks. Ketakutan ini bisa berhubungan dengan perasaan bersalah setelah menikmati kesenangan, takut ditinggal sendirian untuk menikmati yang tergantung pada pasangan, atau takut kehilangan kendali.

Obat-obatan tertentu, terutama sekali serotonin selektip penghambat reuptake seperti fluoxetine, bisa menghambat orgasme.

Gangguan orgasme kemungkinan bersifat sementara, bisa terjadi setelah tahun-tahun pada fungsi seksual normal, atau kemungkinan tahan lama. Hal itu bisa terjadi sepanjang waktu atau hanya pada keadaan tertentu. Kebanyakan wanita yang memiliki masalah mencapai orgasme juga memiliki masalah pad membangkitkan hasrat.


DIAGNOSA
Diagnosa didasari pada penjelasan si wanita tentang masalahnya. Untuk mengenali penyebab, seorang dokter menanyakan si wanita mengenai pengalaman seksnya dan riwayat kesehatan, termasuk penggunaan obat-obatan, dan melakukan pemeriksaan badan.

Jika penyebabnya masalah psikologi, konseling untuk si wanita, biasanya dengan pasangannya, sering membantu. Psikoterapi untuk wanita atau pasangan bisa dianjurkan. Gangguan fisik, jika ada, diobati. Tindakan lain yang bermanfaat termasuk latihan focus pada sensasi pasangan, informasi mengenai bagaimana fungsi alat kelamin, dan latihan kegel.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar