Senin, 22 Maret 2010

Sindrom Levator (Levator Syndrome)

DEFINISI
Sindrom Levator / Levator Syndrome adalah rasa sakit secara sporadik pada dubur yang disebabkan oleh kram pada otot disekitar anus (otot levator ani).


GEJALA
Proctalgia fugax (rasa sakit yang cepat hilang pada dubur) dan coccydynia (rasa sakit di sekitar tulang ekor (coccyx)) adalah variasi sindrom levator. Kram otot yang menyebabkan rasa sakit yang biasanya tidak berhubungan dengan pembuangan air besar. Rasa sakit bisanya berlangsung kurang dari 20 menit. Rasa sakit kemungkinan singkat dan kuat atau rasa sakit yang samar-samar pada dubur. Hal itu bisa terjadi secara tiba-tiba atau dengan duduk dan bisa membangunkan seseorang dari tidur. Rasa sakit tersebut bisa terasa sama dengan jika ingin membuang gas atau buang air besar.

Pada kasus yang berat, rasa sakit bisa berlangsung lama untuk beberapa jam dan bisa sering terulang. Seseorang mungkin pernah menjalani berbagai macam operasi dubur yang tidak berhasil untuk menghilangkan gejala-gejala ini.


DIAGNOSA
Seorang dokter melakukan penelitian fisik untuk menghilangkan kondisi rasa sakit sekali pada dubur (seperti thrombosed wasir, fissures, atau bisul). Penelitian fisik seringkali normal, meskipun otot kemungkinan lembut atau keras. Kadangkala, rasa sakit disebabkan oleh gangguan pada bagian bawah punggung atau prostate.


PENGOBATAN
Dokter menjelaskan kondisi alami yang tidak berbahaya. Sebuah peristiwa kemungkinan hilang dengan keluarnya gas atau buang air besar, dengan mandi sambil duduk, atau dengan penghilang rasa sakit ringan (seperti aspirin). Ketika gejala-gejalanya bertambah kuat, orang bisa menjalani terapi dengan rangsangan electrogalvanic, yaitu arus tegangan tinggi yang dikirimkan ke otot melalui sebuah alat periksa yang dimasukkan ke dalam anus. Beberapa rangsangan membantu menghentikan kejang otot.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar