Senin, 28 Juni 2010

Kepuasan Seksual Mempengaruhi Kepuasan Hidup

Berdasarkan hasil penelitian APSHOW (Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness) yang dilakukan di 13 negara pada tahun 2008 dengan diikuti oleh 2.016 partisipan pria & 1.941 partisipan wanita, ternyata didapat hasil bahwa 1 dari 4 pria di Asia Pasifik memiliki kekerasan ereksi yang tidak optimal (EHS 3) & pasangan wanitanya setuju akan hal tersebut. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pria dengan kekerasan ereksi optimal (EHS skala 4) lebih sering melakukan hubungan seksual & lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai EHS skala 3 atau suboptimal.

EHS atau Erection Hardness Score (skala kekerasan ereksi) adalah tes mandiri yang sederhana, tervalidasi & menunjukkan kelas kekerasan ereksi dengan ukuran berskala 4. EHS ini biasanya digunakan untuk diagnosa pasien disfungsi ereksi (DE). Dengan menggunakan EHS ini maka para praktisi kesehatan profesional dapat memonitor kemajuan pengobatan DE & memberikan dosis yang efektif yang dibutuhkan oleh pasien.

Skala EKS (Erection Hardness Score

Skala 1

Skala 2

Skala 3

Skala 4
Penis membesar tapi tidak keras Penis keras, tetapi tidak cukup keras untuk melakukan penetrasi Penis cukup keras untuk melakukan penetrasi tetapi tidak sangat keras Penis keras & tegang secara sempurna
Disebut dengan disfungsi ereksi tingkat berat (severe erectile dysfunction) Disebut dengan disfungsi ereksi tingkat sedang (moderate erectile dysfunction) Disebut dengan disfungsi ereksi tingkat ringan (suboptimal erection) Disebut dengan ereksi optimal (optimal erection)

Dari penelitian tersebut juga diketahui bahwa para pria dengan kekerasan ereksi tidak optimal (EHS 1-3) tersebut, sebagian besar merasa malu & khawatir untuk mencari pengobatan terhadap disfungsi ereksi yang dialami. Padahal sebenarnya disfungsi ereksi dapat menjadi sangat umum untuk dialami dengan adanya pertambahan usia & terutama bila mengalami penyakit-penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, kolesterol tinggi & tekanan darah tinggi. Belum lagi adanya mitos-mitos yang salah tentang ereksi ataupun pengobatan masalah disfungsi ereksi yang membuat pria tidak langsung berkonsultasi dengan dokter untuk menangani masalahnya.

Dengan adanya latar belakang tersebut maka pada tanggal 9 Juni kemarin bertempat di XXI Club Djakarta Theatre, PT. Pfizer Indonesia meluncurkan suatu kompetisi bagi pasangan suami istri Indonesia yang disebut dengan Indonesia Sweethard. Program Indonesia Sweethard ini diluncurkan dalam bentuk permainan online yang dapat diikuti oleh para pasangan suami istri mulai dari bulan Juni-Juli 2010. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasangan suami istri di Indonesia mengenai hubungan seksual yang memuaskan serta memberikan beragam informasi yang akurat & menyeluruh mengenai masalah ereksi melalui cara yang unik & menyenangkan. 5 pasangan finalis akan dipilih melalui tahap wawancara & pengujian untuk kemudian mengikuti acara Journey to SweetHard Moment di Lor In Belitung. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini dapat dilihat di website: www.vi-lounge.com

Sumber: Medicastore.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar