Tampilkan postingan dengan label Ciri Sekitar Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ciri Sekitar Mata. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Oktober 2008

Sekitar Mata : Metodis

M. Nadjib Habiebie
Ketika aku melakukan penelitian di lembaga pemasyarakatan San Quentin, mudah untuk mengetahui berapa lama orang-orang tersebut berada di sana – mereka yang paling lama berada di “rumah besar” itu mendapat nilai tertinggi dalam ciri metodis. Selama bertahun-tahun, orang-orang ini melakukan pekerjaan yang sama, pada jam yang sama, memakan makanan yang sama pada hari-hari tertentu dari bagian piring yang sama.

Secara teknis, metodis ini dicirikan oleh “hyperplasia dari tepi supra orbital”. Dalam bahasa sehari-hari, ada tonjolan pada bagian bawah dahi. Tulang yang menonjol ini persis di atas alis. Dalam kasus ekstrim, tonjolan ini bisa melintang di bagian bawah dahi.

Berbicara soal kepribadian, ini adalah ciri “bagaimana” dan bukan ciri “apa”. Orang yang metodis terbiasa melakukan hal-hal dengan cara tertentu dan dengan peralatan tertentu, dan entah apa jadinya bila rutinitas ini terganggu. Istri seorang pria yang sangat metodis akan tahu kapan ia akan melakukan hubungan seks walaupun pria itu tidak menyadarinya (biasanya pada sabtu malam sehingga ia bisa tidur hingga siang pada hari minggu). Ia sudah hafal isyarat-isyarat kecilnya.

Seringkali, prialah yang menjadi sangat metodis. Meskipun wanita juga bisa demikian.

Yang bisa dilakukan bila anda melihat orang yang sepenuhnya metodis :
  • Memberitahu orang tersebut 14 hari sebelum saatnya, sehingga ia bisa menyesuaikan diri dengan kerjanya sendiri.
  • Simpan pasangan kaos kakinya dan letakkan di tempat yang biasa. Suruhlah anak-anak mengembalikan peralatan di tempat mereka menemukannya.
  • Berikan pujian bila mereka tidak memberengut atau protes ketika anda mengubah rencana pada saat-saat terakhir. Ini suatu pengorbanan bagi mereka.
Saran ini tidak dapat diterapkan bila anda berada bersama orang yang tidak memiliki ciri ini.

(bedakan dengan Perhatian)

Jumat, 10 Oktober 2008

Sekitar Mata : Perhatian

Saddam Husein
Dalam otobiografinya, Benjamin Franklin mengakui bahwa sifat yang paling menyulitkannya adalah detail yang sekecil-kecilnya. Hal-hal besar bisa dia tangani dengan mudah, tetapi detail yang mengganggu, seperti menaruh sesuatu di tempat yang tidak biasa, dapat merusak sisa hari itu.

Indikator fisik akan perhatian terhadap detail adalah sepasang tulang kecil yang menonjol di bagian bawah dahi, sedikit di atas alis sebelah dalam. Tonjolan tulang dibawah kulit dan pada masing-masing sisi garis-garis kekhawatiran ini bisa sekecil kacang atau lebih besar. Tidak ada orang yang dilahirkan dalam indikator ini dan ukurannya tergantung seberapa besar orang tersebut menjadi memperhatikan detail yang sekecil-kecilnya.

Detail memang penting, seperti meledakkan space shuttle beberapa saat setelah tinggal landas. Tetapi yang terpenting adalah menangani detail itu sebaik mungkin sebagai bagian dari hal-hal yang besar dan tidak membiarkan hal-hal kecil menjengkelkan anda.

Yang perlu dilakukan bila bersama orang yang memperhatikan detail :
  • Menangani detail-detail yang berkaitan dengan mereka. Suatu cara murah untuk menyenangkan hati mereka. Bila mereka ingin dipasangkan kancing, segera lakukanlah. Kemudian letakkan secarik kertas di sakunya, “Aku senang bisa menjahitnya untukmu”.
  • Hindari membagi kesulitan kecil yang anda hadapi. Bila tidak, mereka akan kesal dan mengkuliahi anda tentang cara menghindarinya di kemudian hari. Bila ada kran bocor, jangan ganggu mereka, panggil tukang ledeng dan bayar dengan uang anda sendiri.
  • Berbahagialah bahwa merekalah yang demikian dan bukan anda, karena anda lebih santai dalam menghadapi hal-hal kecil.
Bagaimana dengan menghadapi orang yang memiliki dahi yang mulus dan tidak ada tanda-tanda kekhawatiran? Ciri ini tidak bisa diterapkan. Tetapi masih ada banyak ciri-ciri lain yang menonjol.

(bedakan dengan Metodis)

Sekitar Mata : Ketepatan

Yasser Arafat
Anda tidak dilahirkan dengan garis-garis kekhawatiran dan anda bisa menghilangkannya bila benar-benar berusaha.

Hari itu, aku dan istriku sedang menghampiri resepsi pernikahan ketika seorang wanita menghampiriku dan berkata, “Aku melakukan saran anda tiga tahun lalu dan aku bisa menghilangkan garis-garis kekhawatiranku.”
“Apakah yang kusarankan pada anda?” tanyaku.
“Untuk menangani masalah satu kali saja,” jawabnya.

Begitu sederhana. Garis-garis kekhawatiran di antara alis selalu muncul akibat kekhawatiran. Tak perlu mengecek ulang. Bila anda mengunci pintu kendaraan, peganglah kunci di satu tangan sementara tangan yang satu lagi menutup pintu. Lakukanlah dengan penuh kesadaran. Sehingga hilanglah keinginan untuk melihat ke dalam dompet atau saku baju untuk mengetahui apakah anda sudah membawa kunci.

Jika anda melihat adanya garis-garis kekhawatiran ini di antara alis seseorang, anda mengetahui bahwa walaupun orang tersebut berhati baik, ia akan rewel, menginginkan segala sesuatunya tepat, ragu akan diri sendiri dan mengulang segala sesuatu untuk kedua kalinya.

Bila berada bersama orang yang menginginkan kepastian :
  • Berbahagialah bahwa anda tidak demikian, bahwa anda lebih bebas.
  • Perhatikan agar segala sesuatu persis seperti yang diinginkannya. Bila ia menginginkan telur rebus tiga menit, jangan rebus selama 2 menit 45 detik. Bila ia menginginkan spasi ketik 1 inchi, lakukanlah. Ini cara mudah untuk menyenangkan hati mereka.
  • Ingatlah bahwa anda telah mengikuti ide mereka. Ini akan menggembirakan mereka (tetapi jangan harap mereka mengatakannya).
Bila anda bersama seseorang yang tidak mempunyai garis-garis kekhawatiran :
  • Anda bisa lebih santai
  • Anda bisa berharap orang tersebut lebih enak bila di ajak berteman.
  • Ingatlah, anda masih harus melihat ciri-ciri lainnya.

Selasa, 07 Oktober 2008

Sekitar Mata : Penilaian

Penilaian
Setiap mata mewakili kedua sisi otak di mana terletak fungsi penerimaan. Bila letak mata sama tinggi, kedua gambar yang terekam ke dalam otak akan lebih mirip.

Pada sebagian orang, mungkin termasuk anda, satu mata letaknya lebih tinggi dari mata satu lagi. Bila memang demikian, maka menurut penelitian tentang struktur atau fungsi, individu tersebut cenderung mempunyai penilaian yang janggal, dan bisa mempunyai anggapan yang unik mengenai suatu masalah. Christoper Colombus adalah contohnya. Ia mengatakan bahwa bumi itu bulat, sementara semua pimpinan di tahun 1491 setuju bahwa bumi itu datar.

Kualitas variasi penilaian ini merupakan contoh bahwa tidak ada manusia sepenuhnya baik ataupun sepenuhnya buruk, tetapi tergantung keadaannya. Ciri ini merupakan keuntungan dalam mencipta, seperti ketika pertama kali diciptakannya pesawat jet atau radio untuk pertama kalinya. Ini merupakan karunia dalam bidang yang memerlukan kreativitas seperti adegan mimpi yang dibuat oleh Katherine DeMille dalam sandiwara panggung “Oklahoma”. Tetapi pelukis ternama Whistler, dipecat dari kerjanya sebagai kartografer angkatan laut karena ia melukis putri duyung pada petanya.

Jika anda mempunyai suatu kasus yang dihadapkan pada hakim, berharaplah bahwa letak matanya sama dan konvensional dan tidak menyimpang dari kebiasaan.

Bila anda menghadapi orang yang mempunyai variasi penilaian yang tinggi :
  • Ajaklah berdiskusi mengenai hal-hal atau pekerjaan yang kreatif.
  • Bersiaplah untuk menerima ide atau perilaku yang lain dari biasanya.
  • Buatlah aturan yang jelas untuk mereka.
Bila anda berada dengan seseorang yang lebih konvensional :
  • Tak perlu mengutarakan ide anda yang sukar masuk akal.
  • Bersiap melihat perilaku yang mengikuti aturan standar.
  • Tanyakan pada mereka jika ingin mengetahui tentang peraturan dan bagaimana sesuatu dilaksanakan.
(bedakan dengan Kecenderungan Korban)

Senin, 06 Oktober 2008

Sekitar Mata : Pandai Berbicara

Walter Cronkite
Garis-garis kecil yang terdapat di pojok mata dan juga di bagian bawah mata menuju tulang pipi menunjukkan orang yang pandai berbicara – pandai menggunakan kata-kata ataupun kalimat yang tepat. Bayi tidak memilikinya. Anak-anak kecil jarang ada yang memilikinya. Sebagian orang dewasa tak memilikinya. Ini merupakan ciri yang harus dikembangkan.

Bila anda seorang wanita, berbanggalah dengan garis-garis ini. Tak perlu menghilangkannya atau menggosoknya dengan krim karena tidak akan hilang, kecuali bila anda berhenti menggunakan dan mencari kata-kata serta perbendaharaan kata yang tepat untuk waktu yang sangat lama.

Garis-garis ini akan terlihat jelas dan cukup banyak pada orang yang memang dikaruniai bakat dalam pemakaian bahasa, seperti Walter Cronkite.

Bagi yang memiliki ciri ini, akan dirasakan perbedaan antara dua kata seperti “popular” dan “fashionable”. Ia bahkan gemar mambaca kamus. Bagi orang ini, kata-kata yang tepat ibarat “hole in one” dalam olahraga golf. Kata yang salah, atau salah eja atau salah ucap, dirasa menjengkelkan.

Bila bersama orang yang pandai berbicara:
  • Nikmati kepandaian mereka dalam menggunakan kata-kata yang tepat, dan belajar sebanyak mungkin kata-kata darinya.
  • Tanyakan tentang kata-kata bila anda merasa kurang yakin.
  • Jangan berdebat tentang pengucapan atau ejaan.
Yang dilakukan di sekitar mereka yang tak pandai berbicara:
  • Bersiap mendengarkan satu sylable kata.
  • Jangan gunakan kata-kata yang beraneka ragam.
  • Siap mendengarkan ucapan dengan bahasa yang umum dan tidak terlampau deskriptif.
(bedakan dengan Humor)

Jumat, 03 Oktober 2008

Sekitar Mata : Humor

Jackie Chan
Anda lebih bisa menggoda seseorang dengan garis-garis tawa di ujung luar matanya. Tetapi bila anda mencoba menggoda seseorang yang tidak memiliki garis tawa itu, lelucon anda kemungkinan tidak akan mendapat tanggapan.

Bila anda sudah cukup berumur, anda tentu sudah pernah melihat bahwa humor kadang-kadang sangat berharga. Humor bisa menghilangkan ketegangan. Aku pernah melihat suasana persidangan berubah ketika seorang saksi menyelipkan humor.

Humor adalah pelumas yang hebat. Humor sangat berpengaruh. Jiwa manusia kadang perlu bebas. Itulah mengapa acara seperti Bill Cosby menempati urutan pertama. Prototip dari ciri ini adalah Jackie Chan, yang selalu memasukkan unsur humor dalam setiap film–film yang dibuatnya.

Bila anda sendiri kurang rasa humor, anda bisa mengembangkannya (guna menambah kemampuan dan popularitas anda) dengan :
  • Masuk ke situasi yang penuh humor, misalnya seolah-olah ikut piknik.
  • Menggunakan sopan santun umum, seperti “terima kasih”, “anda sungguh baik”, “sungguh hari yang indah”.
  • Bicaralah tentang hal-hal yang menyenangkan. Inilah tahap-tahap yang membuat anda siap bergaya Bob Hope, jika mau.
Bila anda berada bersama orang dengan rasa humor yang tinggi :
  • Anda akan lebih santai dan tidak terlampau defensif.
  • Menikmati saat-saat bersama mereka dan mengundangnya ke pesta anda.
  • Bila anda hendak menerima pegawai, ingatlah bahwa rasa humor sangat perlu bagi salesman, pelayan atau perawat yang baik.
Tetapi bila anda sedang bersama orang dengan rasa humor yang rendah :
  • Jangan coba-coba bergurau.
  • Terimalah mereka apa adanya. Mereka memiliki kelebihan masing-masing.
  • Ajak seorang teman untuk menjaga keseimbangan.
(bedakan dengan Pandai Berbicara, dan Rasa Humor Tinggi)

Sekitar Mata : Dramatis

Alis Dramatis
Alis yang tinggi melengkung merupakan indikator kesan dramatis. Banyak aktris yang mempunyai alis seperti ini sehingga banyak wanita yang mencabuti alis agar tampak seperti aktris yang mereka kagumi.

Orang yang dramatis mempunyai kelebihan untuk mengubah mimik dan merasakan suasana yang ada. Mereka bisa melakukan peran apa pun. Lucille Ball adalah prototip yang baik; seperti halnya Fred Astaire yang mempunyai banyak gaya dalam berdansa.

Dengan kemampuan merasakan suasana yang ada, seorang yang dramatis bisa datang ke suatu tempat dan pulang dengan cara sangat menarik. Setangkai bunga di rambut menambah kesan teaterikal, begitu pula kostum, perhiasan, make-up dan tata rambut mereka. Pemimpin parade, penabuh drum dan mayoret akan lebih sukses jika mereka memiliki jiwa dramatis ini.

Bila menghadapi orang yang dramatis :
  • Mintalah mereka untuk menghidupkan suasana pesta anda.
  • Ingatlah bahwa perilaku dramatis mereka bukanlah pura-pura atau disengaja, tetapi bahwa mereka memang demikian dan menyukainya. Biarkan mereka mambantu anda menyiapkan acara.
  • Ajak mereka menyaksikan sandiwara atau menonton video.
Bila kesan dramatis ini tidak ada, maka saran-saran di atas tidak berlaku, tetapi akan ada sifat lain yang perlu dikagumi.

(lihat juga Estetika, dan Ekspresi Oral)

Sekitar Mata : Estetika

Alis Estetika
Anda akan merasa lebih akrab dengan orang yang mempunyai alis lurus mendatar bila anda ingat bahwa mereka berjiwa seniman. Mereka menikmati keindahan dan alunan musik. Serta ingin melakukan segala sesuatu dengan penuh jiwa seni dan biasanya berkecimpung dalam bidang seni, musik atau literatur.

Orang yang memiliki nilai estetika menyukai rumah dengan pemandangan yang elok, bangun pagi dengan musik mengalun dan makan malam dengan penerangan lilin. Ia menginginkan keindahan dan keharmonisan dalam hidup ini. Mereka bahkan bisa membuat olah raga menjadi sesuatu yang berseni.

Orang berjiwa seni cenderung berpindah-pindah tempat. Banyak pria maupun wanita yang meninggalkan pasangan dan anak-anak mereka karena tidak menyukai popok ataupun piring-piring kotor. Cepat atau lambat, ia harus belajar untuk ikut serta dalam usaha menciptakan keharmonisan yang diidamkannya, dan bukan dengan berpindah rumah atau berganti pasangan.

Bila menghadapi orang yang berjiwa seni :
  • Bersikap harmonis.
  • Menyediakan kehidupan yang rapi, indah, dan penuh kesenangan.
  • Tanyakan tentang seni kesukannya dan dorong mereka untuk mengekspresikan diri secara bebas.
Bagaimana cara menghadapi orang yang tidak memiliki estetika? Rileks dan alihkan perhatian pada ciri-ciri lain yang tampak menonjol.

(lihat juga Dramatis)