Kamis, 18 Juni 2009

Mengapa Kita Perlu Olahraga Aerobik

Aktifitas atau olahraga aerobik juga diberi nama olahraga cardiovascular/kardio vaskuler dan olahraga ketahanan. Terdiri dari gerakan repetitif (pengulangan dati satu gerakan penuh) yang melibatkan kontraksi dari kelompok otot besar dari lengan dan kaki. Sebagian besar dari aktifitas intensitas rendah yang anda kumpulkan selama hari anda melakukan olahraga kategori ini. Pada tingkat dengan pengeluaran tenaga yang lebih tinggi, olahraga aerobik akan meningkatkan denyut jantung, dan pernafasan anda.

Olahraga aerobic adalah bagian utama dari apapun tipe dan jenis program fitness. Hampir semua penelitian memandang bahwa manfaat-manfaat olahraga dalam melawan penyakit berpusar pada aktivitas jantung dan pembuluh darah (cardiovasculer), termasuk diantaranya berjalan, joging, berenang, dan bersepeda.

Para ahli merekomendasikan bahwa ketika anda melakukan olahraga aerobic, berlatihlah pada intensitas moderat/ringan. Karena pada tingkat aktivitas ini aman bagi hampir setiap orang, dan memberikan keuntungan kesehatan yang diinginkan.

Jika anda baru saja memulai melakukan sebuah program olahraga atau memiliki kondisi kesehatan yagn tidak memperbolehkan anda melakukan aktifitas tingkat ini, olahraga yang lebih ringan pada kebanyakan hari dari satu pekan ( 4-6 hari) bisa menjadi semangat pengganti, meskipun hal itu tidak akan menghasilkan semua keuntungan yang didapatkan dari aktifitas aerobik dengan tingkat yang lebih tinggi.

Seperti sebuah hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa dengan meluangkan jatah waktu guna berolahraga aerobik, menunjukkan bahwa anda bisa memperoleh beberapa keuntungan bagi jantung dan pembuluh darah sekalipun anda mengisirahatkan 30 menit waktu anda menjadi tiga atau empat dengan mengurangi 8–10 menit, memberikan mereka intensitas yang setara.

Meskipun demikian, anda sebaiknya menghindari jarang beraktivitas dengan intensitas tinggi. Pendekatan ini tidak sehat karena beberapa alasan. pertama, mengurangi risiko anda terserang hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, dan kondisi kesehatan lain yang tergantung pada total volume olaharaga daripada intensitasnya.

Sebagai tambahan, aktivitas dengan intensitas lebih tinggi meningkatkan potensi cederanya otot dan sendi anda dan kematian mendadak dikarenakan gangguan irama jantung (heart rhythm disturbances). Sebelum anda memulai session latihan olahraga aerobic, terlebih dulu lakukan peregangan ringan 5-10 menit dan gerakan dengan intensitas rendah sebagai pemanasan: ini sangat penting untuk menghindari cedera. Serta lakukan pendinginan dengan durasi waktu yang sama atau hampir sama.

Sumber: the Harvard Health Publications Special Health Report, Exercise: A Program You Can Live With.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar