Senin, 01 Juni 2009

Nyeri/Sakit Punggung: Kenapa Bisa terjadi, Pencegahan dan Pengobatan

nyeri sakit punggung bawah atas tengah
Nyeri/sakit punggung bisa mencakup dari hanya sekedar keselo ringan yang dapat dengan cepat sembuh sampai keadaan yang kronik yang dapat membuat tugas dan pekerjaan anda sehari-hari menjadi terganggu dan hampir tidak mungkin bisa anda kerjakan. Gejala-gejala nyeri punggung mengantarkan berjuta-juta orang periksa ke dokter setiap tahunnya. Dan sementara itu juga terjadi kesulitan dalam menunjukkan dan menentukan dengan benar dan pasti penyebab dari nyeri punggung, ada beberapa cara guna mencegah dan mengobatinya.

Dapatkan pemahaman yang lebih baik tentang nyeri punggung dengan mempelajari jenis dan tipe nyeri yang berbeda dan kemungkinan penyebab yang mendasari timbulnya nyeri. Temukan apa yang sebenarnya ada di belakang dari nyeri pungung yang anda rasakan, baca selengkapnya pada artikel berikut ini.

Temukan mengapa nyeri/sakit punggung atas dan bawah adalah masalah umum dan sering terjadi.

berdasarkan sebuah lembaga pendidikan American Academy of Neurological and Orthopaedic Surgeons, 80 % penduduk amerika akan mengalami nyeri punggung sedikitnya sekali dalam semasa hidup mereka, dan setelah batuk dan pilek-pilek, nyeri punggung adalah alasan kedua yang paling sering mengapa mereka periksa ke dokter. Di dunia, 25 juta orang menderita nyeri punggung.

Nyeri punggung dapat terjadi pada seluruh bagian punggung anda, tapi nyeri punggung bagian bawah adalah lokasi yang paling sering. Tidak mengherankan kenapa lokasi ini lebih umum dan sering terjadi nyeri punggung, karena mempertimbangkan bahwa lokasi atau daerah tersebut adalah daerah yang menyokong lebih banyak berat tubuh. Meskipun demikian, nyeri punggung juga dapar terjadi pada bagian tengah atau punggung bagian atas, dapat berpangkal pada daerah lain, seperti selangkangan, dan dapat disebabkan karena adanya gangguan pada testicle/buah zakar atau indung telur/ovarium anda.

Nyeri punggung didefinisikan sebagai nyeri punggung akut apabila nyeri bertahan kurang dari satu bulan, tapi apabila terjadi lebih dari 3 bulan disebut dengan nyeri punggung kronik.

Mengapa banyak orang mengalami nyeri punggung?

Menurut penjelasan dari Stephen Hau Yan Kwok, FRCS, seorang asisten professor bidang klinis dari Department of Orthopaedics and Traumatology, Li Ka Shing Faculty of Medicine pada University of Hong Kong bahwa “Nyeri punggung adalah salah satu dari bentuk nyeri yang paling sering dilaporkan karena, tidak seperti penyakit tekanan darah tinggi, nyeri punggung adalah suatu gejala yang dapat didasari pada berbagai penyebab yang berbeda”.

Meskipun ada beberapa perbedaan antara kelompok etnis dalam terminologi prevalensi/angka kejadian dari nyeri punggung, perbedaan utama tersebut terletak pada terminologi umur dan jenis kelamin atau gender, seperti yang dikatakan oleh Dr. Kwok. Beliau juga mengatakan bahwa nyeri punggung biasanya mempengaruhi wanita ketimbang pada laki-laki, tapi hal ini dikarenakan perbedaan dalam persepsi nyeri yang dirasakan dan tipe nyeri ini tidak dapat ditentukan/diukur dengan baik.

Penyebab nyeri punggung.

Ketika anda berpikir tentang semua kemungkinan penyebab nyeri punggung, tidak mengherankan lagi bahwa nyeri punggung mempengaruhi begitu banyak orang
  1. Otot-otot dan ligament yang tegang menjadi alasan terbesar masalah/gangguan punggung bagian bawah.
  2. Gangguan struktural seperti kerusakan piringan sendi, arthritis, osteoporosis dan tulang belakang yang bengkok juga menjadi penyebab nyeri punggung.
Ada juga beberapa faktor resiko yang dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya nyeri punggung pada diri anda:
  1. Melakukan sebuah Pekerjaan yang terlalu menekan (stressful job)
  2. Melakukan pekerjaan fisik yang membutuhkan banyak tenaga.
  3. Melakukan sebuah pekerjaan yang membuat anda tetap pasif/tidak aktif.
  4. Merokok.
  5. Kegemukan
  6. Kecemasan atau depresi
Kemudian ada faktor-faktor yang sulit kita kendalikan: Pada wanita lebih mungkin mengalami nyeri punggung, terutama ketika mereka hamil, dan hal itu menjadikan lebih mungkin berkembangnya masalah pada punggung bawah seperti ketika anda tua. “Pada laki-laki cenderung mempunyai angka kejadian atau prevalesi lebih rendah terjadinya nyeri tapi ada atau terjadi nyeri dengan gejala-gejala yang lebih hebat dan cenderung mengalami lebih banyak nyeri punggung yang berhubungan dengan aktifitas fisik”, seperti yang dikatakan Kwok.

“Dengan penuaan, bertambahnya usia, anda cenderung mengalami lebih banyak nyeri/sakit punggung yang berkaitan dengan penyakit degeneratif rusaknya struktur pada punggung, seperti tulang-tulang dan piringan sendi selaku bantal diantara tulang-tulang, sementara itu pada populasi yang lebih muda, anda lebih cenderung lebih banyak mengalami nyeri/sakit punggung yang berkaitan dnegan penyakit-penyakit seperti sakit/nyeri punggung yang disebabkan karena rheumatoid arthritis.

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan

Ada bervariasi jenis pengobatan untuk nyeri/sakit punggung, namun ada banyak hal yang bisa anda kerjakan guna tindakan pencegahan dari nyeri/sakit punggung. Berdasarkan Mayo Clinic, dengan menjaga bentuk dan struktur tubuh anda dengan olahraga teratur serta menjaga berat badan ideal dan sehat anda, punggung anda akan berterima kasih kepada anda dengan bisa dan mampu dengan lebih baik menahan, melawan pukulan dan guncangan dari aktifitas keseharian anda.

Mempelajari cara berdiri, duduk dan mengangkat dengan cara dan gaya yang benar dan bersahabat dengan tulang belakang anda akan membantu anda terhindar dari nyeri atau sakit punggung bagian bawah.

Berita baik lainnya adalah bahwa nyeri/sakit punggung bawah jarang dilakukan pembedahan dan biasanya diobati dengan obat-obat pengurang/penghilang rasa nyeri dan obat-obat anti inflamasi serta istirahat dalam beberapa hari diikuti dengan aktifitas olahraga ringan sampai sedang. Pengobatan untuk nyeri/sakit punggung yang berat bisa berbagai macam jenis pengobatan dari terapi alternatif seperti acupuncture, pijat dan chiropractic, sampai pada pengobatan medis dan pada kasus-kasus yang serius dengan pembedahan.

Harapan baru bagi penderita nyeri/sakit punggung.

Banyak penelitian yang sedang berjalan dalam suatu kerangka memahami dengan lebih baik penyebab-penyebab nyeri/sakit punggung, apa obat-obat yang paling baik dalam menghilangkan, meringankan nyeri/sakit pada penderita nyeri/sakit punggung bagian bawah, dan baik buruknya tindakan pembedahan dengan tindakan non bedah (non-surgical).

Penelitian seperti itu mungkin bisa meringankan bagi jutaan orang. “Andrew Sherman, MD, adalah seorang kepala rehabilitasi medis pada the Spine Institute at the University of Miami Miller School of Medicine, mengatakan bahwa “gangguan atau masalah tulang belakang merupakan alasan paling lazim mengapa orang-orang dengan usia setengah baya mengalami nyeri dan ketidakmampuan berhubungan dengan tulang belakang”. “ Kita perlu terus meneliti untuk menemukan solusi terbaik karena, meskipun bermunculan teknik-teknik terbaru pengobatan, kita masih mepunyai jumlah populasi dengan gangguan atau masalah tulang belakang dalam presentase yang besar yang masih mengalami ketidakmampuan/kecacatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar