Sabtu, 27 Juni 2009

Pencegahan Hipertensi Selama Kehamilan, Langkah-langkah Mengontrol Tekanan Darah Sebelum dan Ketika Hamil

Tekanan darah tinggi menjadi mencemaskan terutama jika anda hamil, meskipun demikian anda dapat menghindari potensi terjadinya bahaya komplikasi karena masalah ini. Apabila anda berpikir tentang mempunyai seorang bayi dan anda mempunyai tekanan darah tinggi, bicarakan lebih dulu hal ini dengan dokter atau perawat. Lakukan langkah-langkah guna mengontrol tekanan darah tinggi anda sebelum dan selama kehamilan-dan dapatkan perawatan prenatal secara rutin dan teratur. Hal ini akan sangat menguntungkan dalam menjamin kesehatan bayi dan anda sendiri selama kehamilan.

Beberapa hal yang bisa anda lakukan sebelum hamil:
  1. Pastikan tekanan darah anda berada dibawah kontrol (tetap dalam ukuran normal). Perubahan-perubahan gaya hidup seperti membatasi intake garam, melakukan aktifitas fisik secara teratur, dan juga menurunkan berat badan apabila anda overweight (kelebihan berat badan) bisa sangat membantu.
  2. Diskusikan dan konsultasikan dengan dokter bagaimana hipertensi bisa berpengaruh pada bayi dan anda sendiri selama kehamilan, dan apa saja yang dapat anda lakukan untuk mencegah atau mengurangi masalah tersebut.
  3. Apabila anda saat ini minum obat-obat untuk tekanan darah anda, tanyakan pada dokter apakah sebaiknya perlu merubah jumlah yang anda minum atau menghentikannya selama kehamilan. Saat ini para ahli menyarankan untuk menghindari obat angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors and Angiotensin II (AII) receptor antagonists selama kehamilan, obat-obat jenis lain untuk tekanan darah mungkin tidak menjadi masalah dan “ok” untuk anda gunakan. Jangan menghentikan atau merubah obat-obat yang anda minum kecuali atas anjuran atau advice dokter.
Beberapa hal yang bisa anda kerjakan ketika anda hamil:
  1. Dapatkan perawatan medis prenatal (regular prenatal medical care) dengan layak dan teratur.
  2. Lakukan olahraga selama kehamilan.
  3. Hindari penggunaan alkohol dan produk tobacco (tembakau).
  4. Konsultasikan dengan dokter mengenai apapun obat-obat yang dijual bebas di apotek yang anda minum atau anda berpikir ingin menggunakannya.
Sumber: The National Heart, Lung and Blood Institute (NHLBI)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar